Kamis, 09 Juli 2009

Tanaman khas kalsel

RAMBUTAN

a. Deskripsi

Rambutan tergolong kedalan divisio Spermatophyta, Sub Divisio Angiospermae, Kelas Dicotyledoneae, Ordo Sapindales, Famili Sapindaceae, Genus Nephelium dan Spisies Nephelium Lappaceum.

b. Morfologi

Tergolong kedalam tanaman keras/tahunan (paranual), berupa pohon (arbor), tinggi 10-30 m. Percabangan cukup banyak. Daun majemuk ( folium compositum), bertulang daun menyirip, bertangkai, memanjang (oblungos). Bunga dalam malai berbentuk tandan, berambut halur, berwarna hijau kekuningan. Bunga jantan dan betina dalam satu malai biasanya terpisah. Buah berbentuk bulat sampai lonjong, terdapat rambut lunak yang meruncing pada bagian ujungnya. Daging buah berwarna putih transparan, berair, melekat pada kulit biji. Biji keras, dengan kulit biji yang tebal. Kulit biji ada yang mudah terkelupas dari cotiledon ( ngelotok) dan ada yang sukar terkelupas.

c. Jenis rambutan spesefik lahan rawa pasang surut dan lebak.

Di lahan rawa, rambutan ditanam dengan sistem surjan. Rambutan ditanam pada galangan diantara tanaman padi. Beberapa keunggulan yang dimiliki rambutan lahan rawa adalah buahnya yang banyak dan rasanya yang manis. Beberapa jenis rambutan di lahan rawa sudah dilepas menjadi varietas unggul.

Rambutan Garuda (Nephelium Lappaceum)

Rambutan yang adaptif di lahan rawa ini, mempunyai Keunggulan rasanya yang manis, buahnya yang besar ( 50,40 Gram/buah), daging

buah yang tebal (0,65 cm), berbiji kecil ( 2,45 gram), dan sangat ngelotok.

Rambutan Antalagi (Nephelium Lappaceum)

Buah dari rambutan Antalagi ini berukuran sedang (26,38 gram/biji), rasa manis, dengan ketebalan daging buah sedang (0,40 cm). Warna buah merah agak kuning, dengan bulu jarang. Rambutan Ini dapat beradaptasi dengan baik pada lahan rawa pasang surut dan rawa lebak.

Rambutan Sibatuk. (Nephelium Lappaceum)

Rambutan ini mempunyai rasa yang sangat manis, daging buah berair. Buah berwarna merah dengan ketebalan daging buah sedang (0,45 cm). Cukup adaptif untuk lahan rawa pasang surut dan lebak.

Rambutan Sitimbul. (Nephelium Lappaceum).

Buah berwarna merah, daging buah tebal (0,675 cm), dengan rasa yang sangat manis, dengan biji yang kecil (1,8 gram). Rambutan ini juga adaptif untuk lahan rawa pasang surut dan lebak. Kerabat-kerabat rambutan yang dikoleksi di Kebun Percobaan Banjarbaru adalah : maritam, siwau, pitanak, mata kucing dan babuku.

d. Kerabat-kerabat rambutan.

Maritam (Nephelium mutabile)

Kerabat rambutan yang satu ini mempunyai daun yang lebih kecil di banding rambutan (panjang 12,0 cm, lebar 4,4 cm) Buah tidak mempunyai rambut , dengan kulit buah yang tebal, berupa tonjolan-tonjolan dengan ujung yang meruncing. Warna buah muda hijau, berangsur-angsur menjadi merah tua kalau masak. Daging buah tebal, ada yang mudah dikelupas dari biji ada yang tidak., dengan rasa agak masam sampai manis

Siwau ( Nephelium sp)

Kerabat rambutan ini juga berbentuk pohon, daunnya majemuk dengan ukuran lebih kecil dibanding rambutan (panjang 9,0 cm, lebar3,5 cm). Buahnya kecil, berwarna merah, daging buah tipis, dengan rasa agak manis sampai manis.

Pitanak (Nephelium sp)

Kerabat rambutan ini berbentuk pohon, yang ketinggiannya dapat mencapai 20 meter. Daun lebih besar di banding rambutan, permukaan daun mengkilat Buah berbentuk bulat, tanpa rambut. Daging buah tipis, dengan rasa manis. Daging buah sukar dilepas dari bijinya.

Mata kucing (Nephelium malaiense)

Tanaman ini dapat mencapai ketinggian sampai 20 meter. Daun majemuk, bentuk anak daun memanjang, lebih kecil dibanding rambutan ( panjang 13 cm, lebar 4,0 cm). Buah berbentuk bulat, kecil, berwarna kuning, tanpa rambut, rasanya manis. Bijinya berwarna coklat kemerahan.

Babuku (Nephelium sp).

Kerabat rambutan ini, mempunyai buah yang mirip dengan buah mata kucing, tapi ukurannya lebih besar. Mempunyai daun majemuk yang juga lebih besar dibanding mata kucing.

Di tulis berdasarkan tulisan Muhammad Saleh, Mawardi M., Eddy W. dan Dwi Hatmoko berjudul Determinasi dan morfologi Buah Eksotis Potensial Di lahan rawa

Artikel ini saling terkait dengan beberapa artikel lainnya

Manggis, Rambutan, Jeruk siam, Langsat, Ketapi, Ramania, rambai, sawo pancukan (nam-nam) dan buah mentega, Srikaya, kalangkala. Tanaman rawa Kalimantan.

ARTIKEL TERKAIT:

mjumani, Updated at: Kamis, Juli 09, 2009

0 komentar:

Posting Komentar

Mohon Maaf Pesan Akan di Moderasi Dulu Sebelum Di Terbitkan
Pesan yang kurang sopan atau kurang pantas akan di Hapus.

 

mjumanion