Rabu, 21 Oktober 2009

kritik dan emosi

Tentang kesabaran

Inilah kutipan, motivasi dari motivator luar biasa Andre Wongso
"Teman-teman, "kesabaran" adalah salah satu kekuatan yang harus kita miliki jika ingin meraih kesuksesan. Kesabaran dalam menghadapi setiap halangan & rintangan yang datang menghadang, juga kesabaran dalam menghadapi setiap orang yang meremehkan kita. Pupuk terus sikap sabar dan jadilah seorang pemenang kehidupan! Salam sukses luar biasa"

ya, kesabaran ! sebuah kata yang mudah di lafalkan namun sangat sulit untuk bisa kita maknai dengan sungguh-sungguh artinya aplagi melaksanakannya ! Banyak ragam kesabaran, tak hanya menuntut emos, tingkahlaku maupun aktifitas berkehidupan. Kadang tanpa di sadari kita mudah saja meminta orang lain untuk sabar, menggumam orang lain karena tidak mau mengantri dan sebagainya tetapi di kala posisi kita berada seperti orang lain yang kita tegur dan kita gumamkan itu, bisakah kita menjadi orang yang sabar ?

Kesabaran erat dengan pengendalian diri, yang akhir-akhir ini semakin sulit kita kontrol. Mungkin memang bukan hanya karena kita yang kurang sabar tetapi juga tingkah orang lain yang memnag sudah memudar sikap tenggang rasa dan tepa selira nya.

Salah satu hal yang sering kali menyebabkan kita hilang kesabaran adalah kritikan. Kadang kita menganggap kritikan adalah sebuah sikap meremehkan atau sikap melecehkan dan seringkali pula kritikan dianggap hanya menurunkan harga diri kita, benarkah ?

Dini Ahira, dalam newsletternya yang baru-baru saja saya baca menulis:

"Anda tidak berhak dipuji kalau tidak
bisa menerima kritikan."

-- Halle Berry, 2005

ya itulah sebuah slogan yang pantas kita renungi dan resapi. Kritik bisa berupa nasehat, obrolan, sindiran, guyonan, hingga cacian pedas. Wajar saja jika setiap orang tidak suka akan kritik. Tapi kembali lagi keatas, tidakmungkin kita bisa berlaku sempurna selamanya, karena kesempurnaan memang bukan miliki kita tetapi milik Tuhan Yang Maha Esa.

Lalu bagaimana menyikapi kritikan yang kadang terasa lebih menyakitkan dari tamparan ?
Kembali lagi tentang kesabaran !
Kita mempunyai wewenang penuh untuk
mengontrol perasaan kita.

Tips-tips dari mba Dhini Shanti berikut semoga bisa membantu :
1. Ubah Paradigma Muhammad Terhadap Kritik
2. Cari tahu sudut pandang si pengkritik
3 Kritik tidak perlu dibalas dengan kritik!
4. Terimalah kritikan dengan senyuman.



IKLAN

Belum tau bisnis online?
bingung ?
Takut di tipu?
Takut rugi ?
Cari tau di sini
bisnis online
GRATISSSSS !!!


Mau tukeran link ? disini

ARTIKEL TERKAIT:

mjumani, Updated at: Rabu, Oktober 21, 2009

0 komentar:

Posting Komentar

Mohon Maaf Pesan Akan di Moderasi Dulu Sebelum Di Terbitkan
Pesan yang kurang sopan atau kurang pantas akan di Hapus.

 

mjumanion