Rabu, 26 Oktober 2011

Nama Ilmiah Tanaman (D)


Nama Ilmiah Tanaman

Nama Ilmiah Tanaman atau "scientific name" terdiri atas dua suku kata dari sistem taksonomi  yang pertama menunjukan genus dan kedua sebagai penunjuk spesies. Nama ilmiah tanaman atau tumbuhan diatur menggunakan bahasa latin atau bahasa lain yang dilatinkan. Penggagas sistem penamaan binomial ini adalah Carolus Linnaeus yang awalnya hanya di terapkan untuk kelompok Fungi, Tumbuhan dan Hewan. 
Dendrobium spurium contoh tumbuhan dengan nama ilmiah berawalan huruf D

Nama ilmiah Tumbuhan ataupun hewan sering kali disebut dengan istilah nama latin, walaupun sebenarnya istilah ini kurang tepat karena sebagian nama ilmiah yang di gunakan tidak sepenuhnya nama latin melainkan nama deskriptor atau pemberi deskripsi pertama kali untuk tumbuhan tertentu yang kemudian nama deskriptor ini dilatinkan.

Nama ilmiah atau nama latin diatur penulisannya antara lain sebagai berikut :
Terdiri atas dua kata ( binomial)

Huruf pertama pada kata pertama (genus) di tulis dengan huruf besar
Contoh : Gnetum gnemon Linn.

Huruf pertama pada kata kedua (penunjuk spesies) di tulis dengan huruf kecil 
Contoh : Marsilea crenata 

 Nama Ilmiah di tulis lengkap untuk pertama kali penyebutan dan cukup di tulis dengan singkatan huruf awal Genus kemudian diberi tanda titik lalu di ikuti nama penunjuk spesies lengkap.
Contoh : Selain Dendrobium secundum ada juga D. lamellatum, dan D. crumenatum yang tampak menghiasi taman anggrek Meratus.

Pada teks Nama ilmiah di tulis dengan cetak miring "italic" atau di beri garis bawah terpisah antara genus dan penujuk spesies pada tulisan tangan.

Singkatan "sp" untuk zoologi dan "spec" untuk botani di gunakan jika nama spesies tidak dapat atau tidak perlu di gunakan. 

Aturan penulisan nama ilmiah lainnya bisa diliat disini

Contoh Tumbuhan yang cukup familiar dengan nama ilmiah yang dimulai huruf D antara lain
  1. Durian  Durio zibethinus Mur
  2. Jelutung Dyera  costulata (Miq.) Hook. f
  3. Bambu betung Dendrocalamus asper Backer.
  4. Wortel  Daucus carota L.
  5. Kecubung Datura metel L.
  6. Anggrek Merpati Dendrobium crumenatum Swartz
  7. Anggrek mata sapi Dendrobium anosmum Lindl.
  8. Gadung Dioscorea hispida Dennst. dll.

Nama Ilmiah Tanaman A. B. CD. E. F. G. H. I. J. K. L. M. N. O. P. Q. R. S. T. U. V. W. X. Y. Z.

Nama Ilmiah
 Nama Tanaman         
1. Dalbergia pinnata (Lour.) Prain
2. Datura metel L.
3. Daucus carota L.
4. Davalia denticulata (Burm.) Mett.
5. Delonix regia (Boyer ex Hook.) Raffin
6. Dendrobium anosmum Lindl.
7. Dendrobium crumenatum Swartz
8. Dendrobium macrophyllum A. Rich
9. Dendrobium mirbelianum Gaud
10. Dendrobium phalaenopsis Fitzg.
11. Dendrobium purpureum Roxb.
12. Dendrobium stratiotes Rchb.f.
13. Dendrobium veratroides Bakh.f.
14. Dendrocalamus asper Backer.
15. Derris eliptica (Roxb.) Benth.
16. Desmodium gagenticum (L.) DC.
17. Desmodium triflorum DC.
18. Desmodium triquetrum (L.) DC.
19. Dialium indum L.
20. Dianella javanica (Bl.) Bth.
21. Dianthus caryophyllus L.
22. Dichantium caricosum (L.) A. Camus
23. Dichroa febrifuga Lour.
24. Dieffanbachia seguine (Jacq.) Schott
25. Digitalis purpurea L.
26. Digitaria adscendens (H.B.K) Hern.
27. Digitaria argyrostachya (Steud.) Fern.
28. Dillenia excelsa (Jack.) Gilg
29. Dioscorea aculeata L.
30. Dioscorea alata L.
31. Dioscorea bulbifera L
32. Dioscorea hispida Dennst.
33. Diospyros kaki Thumb.
34. Diospyros phillipinensis DC.
35. Diplazium esculentum Swartz.
36. Dolichos lablab L.
37. Donax canniformis (G. Forst.) K. Schum
38. Drymaria cordata (L.) Willd. ex R. & S.
39. Drymoglosum piloselloides (L.) Pr.
40. Drynaria quersifolia J. Sm.
41. Drynaria rigidula (Sw.) Bedd
42. Drynaria sparsisora Moore.
43. Dryobalanops aromatica Gaertn.
44. Durio kutejensis (Hassk.) Becc.
45. Durio zibethinus Mur
46. Dyera  costulata (Miq.) Hook. f
 Sono keling
 Kecubung
 Wortel
 Paku tertutup
 Plamboyan
 Anggrek mata sapi
 Anggrek merpati
 Anggrek jambrut
 Anggrek larat pilin
 Anggrek larat
 Anggrek kesumba
 Anggrek larat kendi
 Anggrek tanduk rusa
 Bambu betung
 Akar tuba
 Daun picah
 Sisik betok
 Ki congcorang
 Keranji
 Tegari
 Anyelir
 Bayondahan
 Gigil
 Difenbahia
 Digitalis
 Ceker ayam
 Jampang merah
 Sempur
 Gembili
 Ubi kelapa
 Uwi kata
 Gadung
 Kesemek
 Buah mentega
 Paku sayur
 Kara kerupuk
 Bamban
 Ki embun
 Sisik naga
 Daun kepala tupai
 Pasilan kelapa
 Paku layang-layang
 Kayu kapur
 Lahi
 Durian
 Jelutung


Lihat Daftar Nama Ilmiah Tumbuhan Berdasarkan Awalan Abjad atau huruf lainnya di menu sitemap, pilih dan klik katagori Nama Ilmiah.

ARTIKEL TERKAIT:

mjumani, Updated at: Rabu, Oktober 26, 2011

6 komentar:

ziera mengatakan...

thanks a lot ...

Legowo-Samarinda mengatakan...

Nama Ilmiah di tulis lengkap untuk pertama kali penyebutan dan cukup di tulis dengan singkatan huruf awal Genus kemudian diberi tanda titik lalu di ikuti nama penunjuk spesies lengkap.
Contoh : Selain Dendrobium secundum ada juga D. lamellatum, dan D. crumenatum yang tampak menghiasi taman anggrek Meratus. APAKAH INI JUGA BERLAKU APABILA MISALNYA PADA BAB I PENDAHULUAN TELAH DISEBUT MISALNYA Dendrobium secundum ... pada bab selanjutnya (Baba 2 bab 3 misalnya) cukup ditulis D.secundum...terima kasih

muhammad jumani mengatakan...

Sebaiknya untuk Bab terpisah tetap di tulis lengkap untuk pertama kali penyebutan dan cukup di tulis dengan singkatan huruf awal Genus dan diberi tanda titik lalu di ikuti nama penunjuk spesies lengkap.

Legowo-Samarinda mengatakan...

...yang dimaksud 'Sebaiknya...' dari penjelasan tadi apakah termasuk kaidah penulisan yang benar atau tidak ada aturan bakunya sehingga disesuaikan dengan keadaan. Tq.

muhammad jumani mengatakan...

Untuk di Kaidah penulisan Ilmiah (misalnya skripsi)saya belum ketemu pernyataan yang mengatur itu.. dan sebagai perbandingan saya pernah membaca skripsi mengenai anggrek penulisannya seperti yang saya sebutkan diatas..

Legowo-Samarinda mengatakan...

Terima kasih infonya...

Poskan Komentar

Mohon Maaf Pesan Akan di Moderasi Dulu Sebelum Di Terbitkan
Pesan yang kurang sopan atau kurang pantas akan di Hapus.

 

mjumanion