Minggu, 27 November 2011

Tragedi Jembatan Tenggarong

Tragedi Jembatan Tenggarong menambah rentetan daftar panjang duka bagi masyarakat Indonesia. Masih belum pudar ingatan kita akan tragedi bencana banjir yang menimpa saudara-saudara di Sumatra Barat, kini kita kembali hanya bisa mengelus dada sebagai tanda empati terhadap saudara-saudara kita yang mengalami Tragedi Jembatan Tenggarong di Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur tanggal 26 November 2011 kemaren.
Tragedi Jembatan Tenggarong

Runtuhnya Jembatan Tenggarong Kutai Kertanegara

Kepiluan tentulah menyelimuti kita semua tidak hanya keluarga yang mengalami nasib naas. Namun, penyesalan tidak akan merubah semua yang telah terjadi. Kini saatnya kita introspeksi diri, mungkin saja ini adalah peringatan dari Tuhan Semesta Alam karena kita sudah mulai lupa akan perintah dan larangannya. Boleh jadi pula Tuhan YME ingin mengingatkan kepada kita semua untuk lebih peduli terhadap sesama, menolong mereka  yang kesusahan dan meringankan penderitaan mereka yang kena musibah.

Sebagai warga negara yang baik tentulah Tragedi Jembatan Tenggarong ini bisa menjadi momentum untuk meningkatkan rasa solidaritas dan empati terhadap sesama warga negara. Semoga saja semangat solidaritas bangsa ini nantinya bisa kembali terbina tanpa harus menunggu tibanya bencana demi bencana lainnya. 

Baca Juga : Tips Kesehatan Rambut | Furchange | Kalung Anti Radiasi Furchange Indonesia

ARTIKEL TERKAIT:

mjumani, Updated at: Minggu, November 27, 2011

1 komentar:

inverter mengatakan...

ya allah turut berduka cita deh :"(

Posting Komentar

Mohon Maaf Pesan Akan di Moderasi Dulu Sebelum Di Terbitkan
Pesan yang kurang sopan atau kurang pantas akan di Hapus.

 

mjumanion