Minggu, 18 Desember 2011

Contoh tumbuhan rawa dan nama ilmiahnya

Beberapa contoh tumbuhan atau tanaman khas rawa antara lain sebagai berikut :
1. Utricularia aurea, tanaman ini sering kita jumpai tumbuh di perairan kolam, sawah, kali bahkan got-got atau saluran air. Tumbuhan ini cukup unik, bunganya berwarna kuning agak kecil, sebagian orang menyebutnya tanaman ekor kucing karena jika di dalam air daun-daunnya mengembang dan membentuk seperti ekor kucing anggora.

Utricularia aurea di air
2. Eleocharis dulcis
Tanaman ini sangat banyak di jumpai di daerah rawa, bahkan tetap dapat tumbuh dengan baik pada perairan yang ber pH asam sekalipun. Masyarakat lokal sering menamai tanaman ini dengan sebutan kumpai purun atau rumput purun kudung. Jenis lain dari purun di gunakan untuk membuat kerajinan tangan seperti topi, tikar dan sebagainya.
Eleocharis dulcis
3. Salvinia natans, tanaman ini sebenarnya tergolong jenis tumbuhan paku air. Hidup terapung dan mengikuti arus air, namun kadang juga tumbuh di persawahan dan menjadi gulma yang sering merepotkan petani karena perkembangbiakannya yang sangat cepat. Namun tanaman ini ternyata bisa menjadi kompos yang kaya akan nitrogen sehingga banyak juga petani yang memanfaatkan tanaman ini sebagai pupuk hijau.


4. Crinum asiaticum L., tanaman ini populer dengan sebutan Bakung atau Lily. Biasanya tumbuh berkelompok dan membentuk sebuah koloni besar yang sering kali menutupi permukaan danau ataupun perairan. Di sela-sela koloni tanaman ini tak jarang tumbuh tumbuhan lain seperti Kelakai dan tumbuhan paku lainnya. 
Koloni Bakung, di antaranya terdapat Kelakai
5. Cyperus sp, herba yang satu ini memiliki kurang lebih 600 jenis yang tersebar di penjuru dunia salah satunya di Indonesia. Kerabat rumput teki ini tumbuh baik di dataran rendah dan dearah tepian danau dan kadang tumbuh di tanah yang tergenang air. Beberapa jenis cukup familiar di kalangan pehobies tanaman hias karena banyak di gunakan untuk menata lanscape.
Cyperus esculentus
6. Hydrilla verticillata, tanaman air yang banyak di gunakan untuk penghias akuarium ini sering pula di jadikan bahan praktikum misalnya untuk mengamati proses hasil potosintesis yaitu berupa oksigen di sekolah menengah hingga perguruan tinggi. Tanaman yang sering di sebut Hidrila ini tumbuh di perairan kadang dengan akar tidak tertanam di tanah.
Hydrilla verticillata
7. Stenochlaena palustris, oleh masyarakat setempat tanaman muda yang satu ini sering di manfaatkan sebagai sayur. Kelakai begitu sebutan untuk tanaman yang tergolong kedalam jenis tumbuhan paku ini. Tumbuh di daerah intersisi antara air dan daratan kadang tumbuh berasosiasi dengan tumbuhan lain semisal koloni bakung atau rerumputan lain yang berada di atas permukaan air.
Stenochlaena palustris

8. Gluta renghas, tanaman ini kini juga mulai di buru untuk di manfaatkan sebagai bahan bangunan karena keterbatasan pohon untuk di olah menjadi kayu. Tanaman dengan nama lokal Jingah ini adalah salah satu tumbuhan yang adaptif baik di rawa maupun di daerah mangrov. Getah tanaman ini beracaun yang dapat menyebabkan kulit bengkak-bengkak.
Sampel Tumbuhan Jingah (Gluta renghas)

9. Falcourtia rukam, tanaman ini mulai langka di beberapa daerah. Di kenal dengan sebutan Rakem atau Rukam. Batangnya yang sudah besar biasanya berduri, pada beberapa daerah buah yang telah matang dari tanaman ini di oleh menjadi manisan.
Flacourtia rukam (sampel)
10. Ipomea aquatica, rasanya semua sudah kenal tanaman yang satu ini paling tidak pernah mendengarnya. Tanaman yang tumbuh menjalar di permukaan air ini sering kali di jadikan sayur atau makanan ternak. Bunganya ungu-putih berbentuk seperti terompet. Batangnya yang berongga membuatnya dapat tumbuh mengapung di permukaan. Tanaman ini adalah favorit serangga pemakan tumbuhan seperti belalang. Namun perlu hati-hati mengkonsumsi tanaman ini baik untuk diri sendiri ataupun binatang ternak karena sering kali mengandung telur cacing yang dapat membahayakan kesehatan.
Ipomea aquatica (kangkung air)
Nah, sementara itu dulu yah, sebenarnya masih banyak tanaman khas rawa lainnya yang pasti tidak mungkin untuk menuliskannya semua dalam sekali postingan, mudahan-mudahan next time bisa nyambung postingan ini lagi, jangan lupa klik share ke teman facebook ataupun twitter kamu  untuk berbagi artikel ini yah.. salam, go green !!!.

Baca Juga : Tips Kesehatan Rambut | Furchange | Kalung Anti Radiasi Furchange Indonesia

ARTIKEL TERKAIT:

mjumani, Updated at: Minggu, Desember 18, 2011

5 komentar:

Anonim mengatakan...

f

adebastian rahman mengatakan...

Ga ada kantung semar dia kan tanaman rawa rawa

Dwi Surya mengatakan...

bang, mintak artkel tentang anatomi tumbuhan bakung

muhammad jumani mengatakan...

@ADE,, tanaman kantung semar sebenarnya bukan ciri khas tumbuhan rawa, dia lebih ke indikator daerah miskin hara, biasanya tumbuh di daerah yang gersang, dimana miskin unsur N.

muhammad jumani mengatakan...

@Dwi, saya gak puya artikel anatominya, coba search google aja biasanya ada..

Poskan Komentar

Mohon Maaf Pesan Akan di Moderasi Dulu Sebelum Di Terbitkan
Pesan yang kurang sopan atau kurang pantas akan di Hapus.

 

mjumanion