Jumat, 19 April 2013

Cara Membuat Jerat Burung

Cara memasang jerat terkadang memiliki beberapa perbedaan hal tersebut disebabkan antara lain karena perbedaan target yang ingin ditangkap, topografi, kondisi, dan keterampilan atau kebiasaan si pembuat jerat. Jerat sendiri terbagi banyak macam karena untuk hewan berbeda terkadang memerlukan teknik dan bahan untuk membuat jerat tersendiri. Misalnya untuk membuat jerat babi hutan, rusa, ataupun kucing hutan biasanya menggunakan jerat dengan sistem pegas, atau biasa disebut bingkas atau jipah.
cara membuat jerat burung
Ruas-ruas tali yang telah disimpul untuk memasang jerat
Cara membuat jerat tidak terlalu sulit, tetapi memerlukan beberapa perhitungan terutama keahlian membaca jejak binatang, karena dengan mengetahui jalur lintas binatang target, peluang keberhasilan memasang jerat akan lebih tinggi dari pada memasang secara acak. Nah, untuk kali ini mjumani.net akan mencoba share cara membuat jerat burung sederhana.
cara membuat jerat
Cara memasang jerat

Cara membuat jerat burung berikut untuk daerah rawa, biasanya target adalah jenis burung, burak-burak, kuntul, tikusan dan lain-lain khususnya untuk burung-burung khas rawa yang mencari makan berupa ikan-ikan kecil dan katak.

Cara masang jerat burung ini tidak susah, pertama pastikan ada burung target yang dapat diidentifikasi dari suara atau melihat langsung. Kemudian persiapkan beberapa utas tali atau nilon, (semakin banyak jerat semakin tinggi peluang berhasil), buatlah simpul pada bagian ujung (lihat gambar), kemudian bawa tali jerat yang telah disiapkan ketempat lokasi akan dipasang jerat, jangan lupa bawa pisau untuk memotong cabang sebagai tempat mengikat tali jerat.

Jerat Burung untuk daerah rawa biasanya dipasang tidak jauh dari tepian kolam, sawah atau dataran yang berbatasan dengan air, karena disinilah biasanya burung tersebut melintas untuk mencari mangsa berupa ikan dan katak. Setelah menemukan lokasi ikatkan jerat pada tiang berupa cabang atau ranting pohon yang kokoh dan lentur. Kemudian tancapkan tiang tersebut ditanah dan tancapkan lagi satu tiang bantu di dekatnya (liat gambar). Nah pasang tali jerat dengan bentuk seperti huruf O, lanjutkan memasang jerat dilokasi yang lain, dan cek sekitar 6-12 jam sekali.

ARTIKEL TERKAIT:

mjumani, Updated at: Jumat, April 19, 2013

0 komentar:

Poskan Komentar

Mohon Maaf Pesan Akan di Moderasi Dulu Sebelum Di Terbitkan
Pesan yang kurang sopan atau kurang pantas akan di Hapus.

 

mjumanion