Rabu, 19 Juni 2013

Bagian-Bagian dan Cara Penggunaan Mikroskop

Bagian-bagian mikroskop cahaya konvensional tentu lebih sederhana dari pada jenis mikroskop yang lebih maju seperti mikroskop elektron. Namun, bagi mereka yang belum pernah mempelajari atau mengetahui bagian-bagian mikroskop pasti akan kebingungan ketika ditanya mengenai bagian-bagian sebuah mikroskop.
fungsi bagian-bagian mikroskop
Bagian-bagian mikroskop sederhana

Cara penggunaan mikroskop, adalah langkah berikutnya yang juga harus di pelajari setelah mempelajari bagian-bagian mikroskop. Tanpa mempelajari bagian-bagian mikroskop, sangat sulit untuk bisa menggunakan mikroskop dengan baik dan benar. Penggunaan mikroskop yang baik dan benar akan membantu memaksimalkan hasil pengamatan sekaligus menjaga daya pakai atau keawetan mikroskop itu sendiri.
fungsi bagian-bagian mikroskop
Gambar bagian-bagian mikroskop sederhana (konvensional)
Bagian-bagian dan Fungsi  mikroskop tersusun atas komponen-komponen seperti pada gambar diatas yaitu :
A. lensa okuler, adalah  lensa mikroskop yang terdapat di bagian ujung atas tabung berdekatan dengan mata pengamat, dan berfungsi untuk memperbesar bayangan yang dihasilkan oleh lensa obyektif berkisar antara 4 hingga 25 kali.
B. tabung, adalah bagian yang menghubungkan lensa okuler dengan lensa obyektif 
C. Revolver, adalah pemutar yang digunakan untuk mengubah perbesaran lensa obyektif (tempat menempelnya lensa objektif)
D. Lensa Objektif, (perbesaran lemah) adalah  lensa yang berada dekat pada objek yang di amati (preparat), lensa ini  membentuk bayangan nyata, terbalik, di perbesar. Perbesaran lemah untuk mengamati preparat yang tidak terlalu kecil.
E. Lensa Objektif perbesaran kuat, adalah  lensa yang berada dekat pada objek yang di amati (preparat), lensa ini  membentuk bayangan nyata, terbalik, di perbesar. Perbesaran kuat untuk mengamati lebih detail preparat.
F. Meja preparat, untuk meletakan sediaan atau preparat
G. Penjepit Preparat, fungsinya agar preparat tidak bergeser sewaktu melakukan pengamatan
H. kaki mikroskop, untuk menopang berdirinya mikroskop
I. Cermin, mengatur dan memfokuskan cahaya 
J. Pengatur Diafragma, mengatur jumlah cahaya yang optimal yang diperlukan untuk pengamatan
K. Pegangan, untuk memegang mikroskop saat memindahkan
L. Skrup pengatur halus, untuk mengatur naik turunnya lensa objektif secara lebih lambat untuk menemukan posisi optimum fokus pengamatan preparat.
M. Skrup pengatur kasar, untuk menaikan atau menurunkan lensa objektif. Biasanya digunakan untuk menaikan lensa objektif sebelum memasang preparat atau menurunkan lensa objektif setelah preparat siap diamati.



ARTIKEL TERKAIT:

mjumani, Updated at: Rabu, Juni 19, 2013

1 komentar:

Arul pro mengatakan...

Keren Gan ;)

Posting Komentar

Mohon Maaf Pesan Akan di Moderasi Dulu Sebelum Di Terbitkan
Pesan yang kurang sopan atau kurang pantas akan di Hapus.

 

mjumanion