Selasa, 08 April 2014

Bahaya Obat Nyamuk Bakar, Semprot dan Elektrik

Selain rasa gatal dan tidak nyaman, beragam penyakit yang dapat tertular melalui gigitan nyamuk juga menjadi alasan mengapa banyak masyarakat menggunakan anti nyamuk (biasa disebut obat nyamuk) baik bakar, semprot ataupun elektrik untuk melindungi mereka.
racun yang terkandung dalam obat nyamuk
Anti Nyamuk/Obat Nyamuk Elektrik
Sebagian besar merk obat nyamuk tidak ramah lingkungan dan mengandung bahan kimia sintetis beracun seperti, yaitu Dichlorovynil dimethyl phosfat, Diethyltoluamide, propoxur dan transfluthrin yang bisa menyebabkan kanker, kerusakan sel syaraf, penurunan eritrosit, serta berbagai gangguan kesehatan lainnya terutama yang berhubungan dengan sistem pernafasan.

Menurut Persatuan Rumah Sakit Indonesia (Persi), risiko atau bahaya racun obat nyamuk terbesar terdapat pada obat nyamuk bakar akibat asapnya yang dapat terhirup. Sedangkan obat nyamuk semprot cair memiliki konsentrasi berbeda, karena cairan yang dikeluarkan ini akan diubah menjadi gas. Artinya, dosisnya lebih kecil. Sementara obat nyamuk elektrik lebih kecil lagi, karena bekerja dengan cara mengeluarkan asap tapi dengan daya elektrik.

Seberapa jauh dampaknya tergantung pada jenis, jumlah, usia dan bahan campurannya. Bayi dan balita bisa dikatakan rentan terhadap obat nyamuk. Hal ini bisa terjadi karena organ-organ tubuhnya belum sempurna, daya tahan tubuhnya belum baik serta refleks batuknya pun belum baik. Efek yang lebih berbahaya juga akan timbul pada anak yang alergi dan mempunyai bakat asma.

Seperti dikutip dari Detik Health, demam berdarah telah menginfeksi 50 sampai 100 juta orang di seluruh dunia per tahun, setengah juta di antaranya menjalani rawat inap, dan 12,5 juta orang di antaranya meninggal dunia. Sedangkan demam kuning menyebabkan 30.000 kematian di seluruh dunia tiap tahun. Kedua penyakit ini sama-sama disebabkan oleh virus yang masuk bersama gigitan nyamuk Aedes aegypti.

Selain upaya preventif berupa 3M (Mengubur, Menguras dan Menutup), dan mengendalikan nyamuk dengan memasang perangkap nyamuk ramah lingkungan, penggunaan kelambu adalah upaya yang di nilai paling aman jika dibanding menggunakan anti nyamuk baik bakar, semprot maupun elektrik. 

Semoga adanya artikel Bahaya Penggunaan Obat Nyamuk Bakar, Semprot dan Elektrik ini bisa menjadi bahan pertimbangan untuk anda khususnya yang mempunyai balita dan anak-anak.

ARTIKEL TERKAIT:

mjumani, Updated at: Selasa, April 08, 2014

0 komentar:

Posting Komentar

Mohon Maaf Pesan Akan di Moderasi Dulu Sebelum Di Terbitkan
Pesan yang kurang sopan atau kurang pantas akan di Hapus.

 

mjumanion