Treking Seru Ke Bukit Bengapan

Petak Malai - Nama Bukit Bengapan barang kali masih asing di telinga pegiat alam khususnya yang berasal dari luar Katingan. Hal tersebut tentunya cukup beralasan mengingat Bukit Bengapan untuk saat ini memang belum mendapat sentuhan dari pemerintah daerah ataupun instansti terkait untuk dikembangkan menjadi objek wisata alam. Namun demikian, para wisatan tetap dapat menikmati keindahan sajian alam dan nuansa budaya  puncak Bukit Bengapan tentunya dengan perjalan ala Trekker atau Hiker. 
Bukit Bengapan Katingan
Pemandangan dari atas Puncak Bukit Bengapan
Bukit Bengapan, merupakan salah satu dari kawasan perbukitan sejenis Karst yang ada di Kecamatan Petak Malai, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Tidak jauh dari bukit ini juga terdapat Bukit Sesu yang konon masih menyimpan nuansa mistis. Jika mengikuti jalur sungai Baraoi, maka bukit ini terletak di antara dua desa yakni Desa Batu Tukan dan Desa Tumbang Tangoi.

Titik awal pendakian Bukit Bengapan berada ditepian sungai Baraoi, kurang lebih 15 menit perjalanan  dari desa terdekat yakni Batu Tukan menggunakan transportasi air berupa perahu motor yang oleh masyarakat setempat disebut alkon. Jalan setapak melewati hutan bambu masih terbilang nyaris tanpa tantangan, hanya saja perlu sedikit berhati-hati terhadap juluran batang rotan dengan duri-duri tajam yang terkadang juga dijumpai. 
Bukit Tandu
Bukit Tandu yang terlihat  dari Puncak Bukit Bengapan

Jalur hutan bambu juga terbilang pendek, yakni hanya sekitar lima menit perjalanan, akan tetapi  ada banyak "jalan palsu", yakni jalan-jalan setapak yang juga hampir sama persis dengan jalan menuju puncak bukit sehingga dapat mengecoh para trekker khususnya yang baru pertama kali kesini. Jalan-jalan palsu ini terbentuk akibat aktivitas masyarakat yang biasanya mencari rebung atau tunas bambu muda ataupun hasil hutan lainnya. Disinilah pentingnya peranan guide atau pemandu lokal, sehingga resiko tersesat dapat dihindari.

Melewati hutan bambu, jalur trekking dengan kemiringan 30 - 45 derajat mulai menguji ketahan fisik. Selain lumut, serasah atau dedaunan kering yang menutupi jalan juga membuat trek ini menjadi licin dan berisiko terpeleset jika tidak waspada. 
Puncak Bengapan
Beberapa "Keramat" Suku Dayak Setempat
Di pertengahan ketinggian bukit, tanjakan-tanjakan ekstrim semakin panjang dan sering dijumpai. Belum ada pegangan serupa tali atau rantai untuk membantu para pengunjung yang ingin menuju puncak bukit. Satu-satunya obyek yang dapat digunakan adalah batang pohon atau ranting-ranting yang memang cukup banyak di sisi kiri dan kanan trek.

Mendekati puncak, jalur trek akan terasa ringan karena selain lebih landai dan tanpa tanjakan, juga sudah banyak spot-spot untuk melihat pemandangan. Tipisnya lapisan tanah atau bahkan tidak ada membuat jenis pepohonan dan tumbuhan yang ada dibukit ini sangat khas.  

Di bagian puncak, masih terdapat beberapa jenis tumbuhan dengan batang yang tidak terlalu besar, dan berdaun kecil-kecil. Aroma daun ini diduga mengandung sejenis minyak atsiri kayu putih. Beberapa Nephentes juga dapat dijumpai, keberadaan tumbuhan insektivor ini juga menjadi indikasi minimnya nutrisi untuk tumbuh di wilayah ini.

Hanya ada sedikit ruang terbuka dibagian puncak, di ruang terbuka ini ada beberapa "keramat" milik Suku Dayak setempat. Keramat-keramat ini sudah ada sejak dulu, menurut cerita ia merupakan tempat untuk meletakan sesaji sebagai bentuk ungkapan syukur atau bayar hajat.

Selain pemandangan Bukit Sesu yang tepat bersebalahan dengan bukit ini, para pengunjung juga dapat menikmati view hamparan hutan, dan sungai serta beberapa bukit lain dari spot yang berada di sisi Selatan. Bukit Tandu, Bukit Porsane bahkan hamparan perbukitan yang diyakini Pegunungan Bukit Raya  juga dapat dilihat dari atas puncak Bukit Bengapan.

Para wisatawan atau trakker yang tertarik ingin mengunjungi Bukit Bengapan dapat menggunakan dua alternatifi pilihan transportasi yakni menaiki kendaraan pribadi ataupun menggunaan jasa travel (taksi plat hitam). 

Kendaraan Pribadi (roda 2 atau roda 4)

Berangkat dari Palangkaraya - Kasongan - Tumbang Samba (Optional) - Tumbang Kaman - Tumbang Manggu - Tumbang Baraoi dengan jarak kurang lebih 216 km (sekitar 5 jam 30 menit). Namun yan perlu menjadi catatan adalah, jalan setelah desa Tumbang Manggu masih menggunakan akses jalan milih HPH sehingga memiliki rule atau aturan khusus. Setiap kendaraan wajib mengikuti rambu-rambu lajur  mana yang harus digunakan sebelah kanan atau kiri (mengikuti arah panah). Aturan tersebut erat kaitannya dengan aktivitas truck logging milik perusahaan HPH yang aktif beroperasi. Sehingga sangat dianjurkan ditemani atau dikemudikan oleh orang yang telah memiliki pengalaman dan memahami aturan tersebut. 

Setibanya di Tumbang Baraoi, di anjurkan menginap semalam untuk memulihkan stamina. Saat ini memang belum terdapat penginapan atau home stay, namun biasanya dengan berkordinasi dengan pihak desa, ada beberapa tempat yang bisa digunakan untuk bermalam tamu. Keesokan harinya, melanjutkan perjalanan menggunakan perahu motor (alkon) yang di sewa/carter dari warga setempat, dengan waktu tempuh kurang lebih 1 -1,5 jam. 

Sebelum menuju titik pendakian, pengunjung atau wisatawan di wajibkan lapor kepada Kepala Desa setempat, yakni Desa Batu Tukan. Selain untuk keperluan pendataan,  juga untuk mengikuti prosesi "tapung tawar" dengan harapan pengunjung diberikan keselamatan oleh Tuhan Yang Maha Esa. 

Travel (roda 4)
Start dari Palangkaraya menuju Tumbang Samba menggunakan travel (taksi plat hitam). Biasanya biaya perorang berkisar Rp 200 ribu. Loket-loket travel dapat dengan mudah ditemukan di Palangkaraya terutama disekitar ruas jalan Cilik Riwut dan R.T. Amilono. Untuk menuju desa Tumbang Baraoi belum ada loket taksi (travel) khusus. Biasanya masyarakat atau tamu dari luar ikut menumpang mobil warga yang berbelanja kebutuhan sehari-hari di pasar Samba. Mobil-mobil ini biasa sudah tiba di Tumbang Samba, sekitar pukul 10.30 Wib, dan akan kembali ke Tumbang Baraoi sekitar pukul 14.00 Wib atau lewat jika ada janji dengan penumpang atau keperluan lain. 

Karena tidak ada loket khusus, wisatawan atau masyarakat luar dapat bertanya kepada penjaga loket travel yang ada disekitar pasar Tumbang Samba. Namun ada baiknya, mendapatkan kontak sopir terlebih dahulu sebelum berencana Treking Ke Bukit Bengapan (untuk sementara karena alasan privasi, nomor beberapa sopir taksi tujuan Tumbang Samba -Tumbang Baraoi yang dimaksud tidak admin cantumkan di sini, silahkan kontak admin jika membutuhkan). Biaya jasa per penumpang sebesar Rp 100 ribu untuk sekali keberangkatan.

Seperti halnya menggunakan kendaraan pribadi, setibanya di Tumbang Baraoi, di anjurkan menginap semalam untuk memulihkan stamina. Saat ini memang belum terdapat penginapan atau home stay, namun biasanya dengan berkordinasi dengan pihak desa, ada beberapa tempat yang bisa digunakan untuk bermalam tamu. Salah satu keuntungan menggunakan jasa taksi masyarakat kita sudah bisa mendapatkan banyak informasi, termasuk tempat bermalam. Perjalanan dilanjutkan keesokan harinya, menggunakan perahu motor (alkon) yang di sewa/carter dari warga setempat, dengan waktu tempuh kurang lebih 1 -1,5 jam. 

Sebelum menuju titik pendakian, pengunjung atau wisatawan di wajibkan lapor kepada Kepala Desa setempat, yakni Desa Batu Tukan. Selain untuk keperluan pendataan,  juga untuk mengikuti prosesi "tapung tawar" dengan harapan pengunjung diberikan keselamatan oleh Tuhan Yang Maha Esa. 

Beberapa hal yang perlu menjadi catatan jika anda berencana Hiking, Trekking atau Camping ke Bukit Bengapan.
  1. Belum ada penginapan khusus
  2. Belum ada rumah makan, atau warung makan 
  3. waktu tempuh perjalanan cukup lama sehingga perlu menyediakan waktu lebih dari sehari
  4. Biaya (taransportasi, makan, menginap, dan lain-lain)
Tonton Video Perjalanan Menuju Bukit Bengapan di Chanel Youtube Berikut :


Video Bukit Bengapan Youtube

Bagaimana, tertarik untuk Menjajal Bukit Bengapan?

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »
Add Comments

Mohon Maaf Pesan Akan di Moderasi Dulu Sebelum Di Terbitkan
Pesan yang kurang sopan atau kurang pantas akan di Hapus.
EmoticonEmoticon