Sabtu, 30 Desember 2017

Pengumuman Hasil UTN Sertifikasi PLPG 2017 (catatan kecil)

Mjumani.net - Pagi ini hujan dari subuh masih menyisakan rintik-rintik, ingin rasanya menambah beberapa menit lagi tempat tidur. Tapi, sedari tadi handphone ku berulang kali bergetar, isyarat ada beberapa notifikasi WA yang menunggu untuk dibaca. Aku memang terbiasa menyeting ponsel hanya getar, menjadi orang pelupa adalah salah satu sebabnya. Masih lekat rasanya di ingatan ketika aku dipermalukan yang namanya nada dering. Kala itu aku menonton acara syuting live acara talkshow interaktif. Ruang pengambilan "gambar" itu sangat sempit, rasanya  tak jauh lebih luas dari ruang tengah rumahku. Penanggung jawab acara telah memperingatkan sebelum masuk untuk menonaktifkan nada dering, sebelum acara live di mulai. Aku mengambil gawaiku, lalu menyentuh menu pengaturan nada dering dan menyetingya off. Namun apa hendak dikata, hari itu entah kesialan dari mana yang menghinggapi, sehingga aku ibarat mencoreng arang dimuka sendiri. Ya. Sejak itulah HP ku lebih banyak silent. Bukankah juga ada pepatah mengatakan bahwa "Diam itu emas",?.
Link Pengumuman tes UTN 2017
PLPG Biologi 2017 UPR

Aku membuka kunci lalu menggeser-geser "layar", membaca beberapa notifikasi. Umumnya adalah notifikasi grup. Ada beberapa grup yang aku ikuti, mulai dari grup alumni sekolah dan teman semasa kuliah, grup para penulis (walaupun rasanya malu, karena belum ada satu buku pun yang di tulis), bahkan grup-grup yang mungkin bagi sebagian orang tidak terlalu penting, misalnya grup teman satu aliansi game online atau grup sehobi. Di antara grup tersebut salah satunya adalah grup alumni PLPG 2017. Grup yang anggotanya memang tidak banyak, tetapi mereka adalah orang-orang istimewa. Orang-orang cerdas dengan pengetahuan yang luar biasa. Ketika pertama kali bertemu, aku minder luar biasa. Beruntung, tidak hanya memiliki intelektualitas, mereka juga memiliki pribadi yang rendah hati dan bersahabat. 

Meski tidak menampakan, sesungguhnya aku juga merasakan sedikit kegelisahan. Kegelisahan tentang apa yang ramai mereka perbincangkan di grup, "Kelulusan UTN". Aku memahami betul, tidak hanya semata karena perjuangannya untuk melewatinya, tetapi ada banyak hal yang membuat banyak guru rela mengorbankan banyak hal untuk meraihnya. Aku tidak ingin mengesampingkan perjuangan angkatan lain dalam menyelesaikan "misi" ini, tetapi cerita menyayat hati (maaf di lebaykan sedikit) juga pasti ada di angkatan kami. Mulai dari serangan monster tikus, antrian air mandi, hingga kehilangan gadget kesayangan. Memang terdengar seperti sebuah keranjang penderitaan, tetapi seorang teman pernah berkata, tanpa penderitaan semua akan mudah terlupakan. Dia percaya jika sesuatu itu di gapai dengan mudah, maka ia akan hilang dengan mudah pula.  Sesuatu yang di lalui dengan pahit akan melahirkan cerita yang sengit. Entah mengapa aku merasa ada benarnya, hanya saja cerita sengit itu baru akan terasa setelah semua di lalui.

Sejauh yang ku tahu, sejak diberlakukan program sertifikasi pada tahun 2005. Para pendidik seperti mendapat angin segar, mereka mulai memiliki harapan bahwa pekerjaan yang kini disebut-sebut sebagai salah satu profesi yang mulia ini mulai dihargai. Walaupun pada kenyataannya, harapan itu tidak sepenuhnya nyata. Hanya ada sebagian kecil, dan itupun penuh lika-liku. Namun demikian, kita tentu percaya. Bahwa pemerintah, kementrian-kementriannya tidaklah tutup mata. Kita juga hendaknya percaya bahwa, mereka telah memikirkan banyak cara agar semua guru sejahtera. Semoga!.

Sebuah link yang dishare  pak Arief, menjadi fokus perhatian ku. Pa Arief adalah salah satu orang hebat yang aku temui selama di pelatihan. Tidak hanya berwawasan luas, Ia juga tangkas dan peduli. "Ketua kelas" kami itu sangat ringan tangan. Kawan-kawan pun mengenalnya sebagai pribadi yang menghargai waktu, ia selalu datang lebih awal. Sungguh pribadi yang sangat pantas menjadi seorang leader

Saat pulang kampung seperti sekarang, aku seperti bermanja pada dunia gadget dan internet. Aku menganggapnya sebuah anugerah, yang hanya bisa ku nikmati beberapa kali dalam setahun. Setidaknya sejak empat tahun terakhir, ketika aku memasuki babak "Jumanji" dalam kehidupanku. Jauh dan terasing, tidak hanya menciptakan jarak tetapi juga menjadi pemisah ruang dan waktu bagi kehidupanku sebelumnya. Namun selalu mengatakan, bahwa aku menikmatinya. 

Dari link yang dibagikan kawan luar biasaku itu, aku menuju sebuah laman web. Laman itu sangat sederhana, latarnya hanya putih, hanya ada dua kolom input, yang pertama untuk memasukan nomor NUPT dan yang kedua untuk memasukan data nomor peserta. Di bagian atas kolom input tersebut terdapat tulisan besar "Hasil UTN Kemendikbud dan Kemenag Tahun 2017 (peserta PLPG tahun 2017 atau tahun 2016 yang mengulang) Informasi Kelulusan Universitas Negeri Malang, Universitas Palangkaraya, dan Universitas Borneo Tarakan Hanya Melalui Website Ini (http://psg15.um.ac.id/pengumuman)."
Website pengumuman hasil UTN 2017
Alamat Penguman hasil tes UTN 2017

Aku meraih tas berkas yang berada tak jauh, merogoh selembar kertas kecil bertuliskan "kartu perserta Ujian Tulis Nasional 2017". Jari-jemariku mulai lincah menyentuh angka demi angka, memasukan data yang diperlukan, NUPT dan Nomor Peserta. lalu mengklik "lanjutkan". Aku merasakan waktu terasa melambat, membiarkan mata mengeja huruf demi huruf, menelaah kata demi kata. Pandanganku terhenti pada dua kata di baris delapan, "Hasil Sertifikasi", ku amati lekat-lekat tulisan di sebelah kanannya. Dua kata yang aku yakin telah di tunggu ribuan kawan senasib, bertahun-tahun atau bahkan puluhan tahun lamanya. Kata sakti "LULUS UTN".

Alhamdulillah, Puji Syukur Kehadirat Allah, karena aku yakin "keberhasilan" ini adalah atas kehendak dan seijin-Nya. Maka aku juga yakin dan percaya, kepada kawan-kawan yang belum berhasil kali ini, Dia telah menyiapkan jalan lain untuk keberhasilan kalian. Jangan pernah menyerah, dan yakinlah seperti yang telah di sampaikan oleh salah satu mentor kita, bahwa hidup ini sesungguhnya terlalu sempit jika hanya di nilai dengan selembar kertas. Hidup adalah perjuangan yang membutuhkan keberanian, keyakinan dan harapan. Berhasil itu adalah kata yang relatif, tergantung dari sudut pandang dan ada banyak ketidaksamaan antar setiap orang. 

Terimakasih kepada mentor  Bu Titin Purnaningsih dan Bapak Yohanes Edi Gunawan yang telah memberikan ilmu dan membuka wawasan, serta  sahabat-sahabat seperjuangan, atas kerjasama dan pengalamannya. Kalian adalah pribadi hebat. 


Baca SelengkapnyaPengumuman Hasil UTN Sertifikasi PLPG 2017 (catatan kecil)
mjumani, Updated at: Sabtu, Desember 30, 2017

Selasa, 26 Desember 2017

KONTROL DEMOKRASI PERWAKILAN DAN HILANGNYA REVOLUSI

Setiap manusia didunia menginginkan terpenuhinya kebutuhan yang adil dan makmur serta memperoleh hak hidup yang layak sesuai jenis kebutuhan dan kemampuanya, dengan kata lain manusia memperoleh kebutuhan itu dari kemampuan diri dan orang lain sebagai bentuk kerjasama dan saling membantu dalam wilayah sosial, kebutuhan yang adil dan makmur ini adalah tujuan utama setiap mahluk hidup didunia.

Perkembangan kebutuhan manusia tidak terlepas dari hasil produksi dan perjuangan klas tertindas dalam hal inimassa rakyat sebagai pelaku utama perubahan(Revolusi), massa rakyak melakukan perjuangan atas ketidak adilan dalam suatu wilayah dengan bersuara dan melawan sebuah sistem perbudakan. Sistem perbudakan disuatu wilayah seiring mengalirnya historis akan berubah dan berkembang dengan sendirinya. Model perbudakan dewasa ini lebih saya katakan sebagai kematian demokrasisehingga menghilangkanRevolusi, demokrasi yang dibanggakan oleh mereka hanyalah sistem semu yang nampak namun tidak bergerak dan berkembang, seperti halnya sebuah judul karangan yang tidak sesuai dengan isi daripada karangan tersebut, saya ibaratkan judul karanganya “Hak Rakyat” namun isi karanganya mengenai “Hak Negara”, dalam hal ini, negara menjanjikan hak kepada massa rakyat hanya sebagai angan-angan abstraksi semata, sedangkan untuk pemberian haknya lebih kepada orang – orang tertentu dalam sebuah negara, bahkan hak rakyat lebih diberikan kepada negara lain. Kondisi perbudakan ini juga lebih pada menanam paradikma tunduk kepada negara dengan cara manipulasi public bahwa “negara selalu benar” sehingga yang muncul adalah kematian demokrasi dan kematian ini akan berdampak pada acuh tak acuhnya dan atau apatisnya massa rakyat dalam mengawal kebijakan negara, sehingga puncaknya adalah Revolusi telah hilang.

Dalam praktek demokrasinya Indonesia sendiri menggunakan teori demokrasi perwakilan, dimana lebih kepada menggunakan kaum elit dalam menjalankan roda demokrasinya, seperti yang diungkapkan oleh Max Weber, ia mengemukakan demokrasi sebagai sebuah sistem kompetisi kelompok elite dalam masyarakat, sesuai dengan proses perubahan masyarakat modern yang semakin terpisah menurut fungsi dan peran. Dengan makin berkembangnya birokrasi, ilmu pengetahuan dan teknologi, dan sistem pembagian kerja modern, maka tidak mungkin lagi membuat suatu sistem pemerintahan yang betul-betul mampu secara langsung mengakomodasi kepentingan massa rakyat keseluruhan. Menurut Weber, Demokrasi yang efektif adalah melalui perwakilan dan dijalankan oleh mereka yang memiliki kemampuan, oleh karenanya pada hakekatnya demokrasi modern adalah kompetisi kaum elit.Weber mengungkapkan demokrasi adalah upaya penciptaan kepemimpinan politik efektif dalam masyarakat birokratis modern. Kondisi itu baru tercipta jika rakyat hanya memiliki sedikit pengaruh dalam pengambilan kebijakan. “Keengganan rakyat” dibutuhkan dalam pengertian bahwa kontrol terhadap demokrasi serta partisipasi dianggap tidak bisa tercapai dan tidak realistis. Karena itu, teori ini mengakui bahwa demokrasi akan bekerja dengan sempurna apabila di dalamnya masyarakat secara umum tidak berpartisipasi secara aktif dalam setiap pengambilan kebijakan. Selain itu, keengganan rakyat tidak dilihat sebagai hal buruk, malahan justru menjadi petunjuk bagi tingginya tingkat derajat kepercayaan terhadap pemimpin politik dan merupakan tanda kepuasan dasar dari pemilih dan pewakil.

Demokrasi Perwakilan Max Weber tidak lebih baik jika kontrol massa rakyatdi minimalisir dan memiliki sedikit pengaruh terhadap jalanya demokrasi dibenarkan. Seharusnya yang perlu di pertegas adalah kontrol rakyat terhadap perwakilan yang mereka utus untuk membawa kepentingan massa rakyat, kepentingan massa rakyat harus diutamakan dalam perjalanan demokrasi yang diharapkan, supaya tidak adanya diskriminasi dan pembohongan kekuasaan. Dikarenakan kondisi di Indonesia saat ini adalah manipulasi kaum elit terutama perwakilan massa rakyatdengan selalu menipu lewat korupsi dan kolusi yang mereka lakukan, sehingga rakyat merasa tidak dilibatkan dalam hal berpolitik dan bernegara. Memang dalam kenyataanya kebijakan itu harus atas dasar keputusan perwakilan, namun setidaknya rakyat harus bisa mengontrol kembali siapa dan bagaimana orang yang mereka pilih, sehingga perlu adanya keterbukaan public dalam segala ketentuan dan kebijakan yang telah diputuskan oleh sang pewakil.

Di Indonesia sendiri memiliki perwakilan dari massa rakyat atau biasa disebut dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebagai manisfestasi dari suara-suara perjuangan massa rakyat, kepercayaan massa rakyat terhadap DPR sudah tidak ada lagi, karna kebanyakan dari kasus – kasus korupsi selalu menjerat DPR yang memang notabenenya diutus oleh massa rakyat melalui pemilihan umum, kondisi ini seharusnya menjadi contoh bagimassa rakyat sebagai upaya memperjuangkan dan merubah tata aturan demokrasi, dengan cara pengontrolan dan evaluasi perwakilan.Namun, kenyataan yang terjadi lebih memilukan hati,dikarenakan sebagian besar massa rakyat menganggap kebiasaan yang salah ini sebagai bentuk kekuasaan mutlak dari mereka (DPR), padahal kenyataanya merekalah yang memilih seorang perwakilan ini untuk dijadikan kaum elit dalam hal ini DPR. Bahasa yang sering didengar ketika korupsi itu terjadi adalah ”biarkan tuhan yang menghukum mereka.” Ungkapnya. Suara – suara sebagian besarmassa rakyatini lebih kepada membebankan hukuman itu kepada tuhan, tanpa ada sedikitpun perjuangan dengan perlawanan dan kontrol perwakilan, dan lagi – lagi revolusi yang diharapkanpun telah hilang.

Sudah saatnya massa rakyat sadar dengan perbudakan modern ini, supaya membentuk dan atau mengubah masa depan yang lebih bercahaya dengan membangkitkan gairah perlawanan dengan cara lebih mengontrol dan mengevaluasi para pewakil yang telah mereka pilih, dan sudah saatnya massa rakyat sadar akan pentingnya penyatuan gerakan perubahan untuk menciptakan tatanan massa rakyat yang baru tanpa perbudakan,elienasi, eksploitasi, bahkan kebohongan para elit ini.

Artikel kiriman dari Ilmidin Majid
Isi menjadi tanggung jawab pengirim.


Baca SelengkapnyaKONTROL DEMOKRASI PERWAKILAN DAN HILANGNYA REVOLUSI
mjumani, Updated at: Selasa, Desember 26, 2017

Kamis, 16 November 2017

Tips Bermain Walking Dead "Road To Survival"

Mjumani.net - Setelah memutuskan pensiun dari Travian kurang lebih 7 tahun yang lalu, rasanya aku benar-benar menutup hati untuk "game online" tidak hanya karena salah satu alasan "Aku mungkin sudah terlalu tua", tetapi juga karena hanya sewaktu-waktu berada di dunia 3G atau 4G. Sisanya lebih banyak di 2G atau bahkan tanpa signal sama sekali. 


Koin walking dead gratis
Tampilan Game Walking Dead Road To Survival

Tetapi ada sesuatu yang berbeda dengan Walking Dead, entah bagaimana perlahan tetapi pasti akhirnya aku kepincut. Something different with this game, sesuatu yang dapat menggali lagi "candu" masa lalu. Sesuatu yang bahkan tidak mampu dilakukan oleh Dota 2, padahal aku begitu menggilai  DOTA, bahkan masih memainkannya hingga sekarang meski lebih sering hanya via LAN. 
tips Game walking dead untuk pemula
Profil Player Game Walking Dead
Game Walking Dead "Road To Survival" dikembangkan oleh developer IUGO dan dipublikasikan oleh Scopely. Menurut beberapa literatur game ini diluncurkan 27 Agustus 2015, tapi entah mengapa aku baru tahu game ini beberapa bulan terakhir. Selain itu, meski game bertipe gabungan Mobile Strategy dan Turn based Game ini sudah berjalan lebih dari dua tahun, tutorialnya sangat sedikit, apalagi dalam bahasa Indonesia. 

Bagaimana cara memainkan game Walking Dead "Road To Survival" ini?. Aku hanya bisa jawab, "entahlah". Seperti yang sudah ku ceritakan, setelah pensiun dari Travian, aku tidak pernah lagi memainkan game online, maka ini adalah kali pertama lagi setelah sekian tahun pensiun. Namun, bagi yang ingin memainkan game ini untuk pertama kalinya, mungkin aku bisa memberi sedikit gambaran berdasarkan pengalaman 22 hari memainkan game ini. 

Tips Bermain Game Walking Dead "Road To Survival"
1. Aktif
Kunci bagi hampir semua game online adalah aktif, tentunya sebagai game mobile hal ini menjadi sedikit lebih ringan karena di mainkan di smartphone yang bisa lebih fleksibel dibawa di berbagai kondisi dan tempat. Ada banyak tugas yang menanti sejak pertama kali kita memulai game ini antara lain upgrade bangunan, upgrade pasukan, meningkatkan level base camp, menyelesaikan stage demi stage campaign story missions serta merampok atau raid untuk meningkatkan reputasi dan mendapatkan reward, material dan makanan. Jika sudah bergabung di faksi (di game lain disebut aliansi atau clan), keaktifan juga penting untuk mendukung war dan merebut teritory
walking dead
Prestige rank tinggi memiliki beberapa keuntungan di antaranya
bisa menskip pembangunan dan research pada  siswa waktu tertentu

Bermain aktif sebagai free player juga sangat penting pertama karena setiap hari online, pemain akan mendapatkan prestige, yang berguna untuk menaikan level pemain. Setiap kali level naik pemain akan dihadiahi beberap reward salah satunya adalah coin yang sangat berguna untuk menunjang permainan.

2. Pahami tipe karakter
Secara umum ada 4 trait atau sifat karakter prajurit yang ada di game ini yaitu Tough (sulit), Alert (waspada), Strong (kuat), dan Fast (cepat). Setiap trait akan memperoleh extra damage saat menyerang trait tertentu, jadi pahami urutan trait ini agar bisa memilih team yang tepat untuk menghadapi lawan-lawan. Jadi anggota dalam tim tidak hanya harus kuat secara statistik tetapi juga tepat. Urutan trait bisa di lihat pada gambar.
tips game walking dead
Urutan Trait di game walking dead 
3. Strategy
Namanya juga game strategy, maka kesuksesan memainkan ini tergantung bagaimana strategi bermain. Sebagai pemain yang lebih mengandalkan koin gratis (walaupun pernah juga membeli hanya sekedar untuk mencoba prosesnya), aku lebih memilih semi-sim city. Artinya lebih menggantungkan makanan dari farm sedangkan material dari hasil raid dan misi road map ataupun story mission. Pengalaman yang ada, dengan perbandingan material post dan farm 2 berbanding 7, material selalu meluber padahal produksi food sudah hampir 17000 per jam, sedangkan material hanya 3000 an per jam. Sebab umumnya hasil raid dan misi lebih banyak mendapatkan material dibandingkan makanan atau food. Teknik yang aku gunakan sederhana, rutin "memanen" sumber daya jangan sampai dibiarkan lama full dan tidak ditampung, jika world energi dan raid energy penuh, langsung gunakan agar bisa segera terisi lagi. Penggunaan raid energi harus cermat, salah satu taktiknya adalah jika peringkat tim masih rendah misalnya masih C++, cukup raid pemain yang tidak aktif yang bisa dilihat dari reputasinya dan rank nya, semakin tinggi angka reputasi berarti semakin kuat, semakin rendah rank nya juga semakin kuat, carilah yang rank nya tinggi (lebih aman di atas 10000) dan reputasinya rendah (misalnya di bawah 1.000). Namun jika tim mu sudah cukup, cobalah raid pemain yang berada sejajar atau sedikit di atas mu levelnya, kemungkinan menang memang tidak pasti tetapi sekali menang, kamu akan mendapatkan reputasi yang jauh lebih besar (biasanya antara 7-24)

4. Selesaikan daily mission dan kumpulkan free gold
Daily mission juga menyediakan banyak reward yang berguna dari resource, inventory, hingga berbagai token yang berguna untuk mendapatkan karakter atau senjata. Selain itu ada iklan yang bisa di tonton sekitar 3 kali dalam sehari yang jika di akumulasi berarti menghasilkan 9 koin gratis. Sekali lagi koin sangat berguna di game ini, kalau tidak ingin membeli berati wajib berhemat dan gunakan hanya pada situasi penting dan rajin-rajinlah cari gratisan. 

cara mendapatkan koin di walking dead
Koin gratis dengan menonton video iklan atau menerima penawaran

cara bermain game walking dead
Effek Teritori meningkatkan 5% HP Semua karakter
Masih banyak tips lainnya yang ingin aku bagikan, akan di lanjutkan di lain kesempatan. Misalnya memanfaatkan efek teritori untuk meningkatkan percepatan pembangunan, pertahanan dan lain-lain.
Meski tidak baik-baik amat, di hari ke 22 memainkan game ini aku bisa mencapai level 23, tim grade A, Prestige rank 7, reputasi raid tertinggi 100 besar (539 win dan 54 lose), dan peringkat tertinggi survival road 135. Memang sangat sulit untuk bisa menandingi Coin Player, tetapi masih bisa bersaing dengan banyak pemain lain yang jumlahnya ribuan dari berbagai negara. Oh, ya di sini ada faksi sebagai gantinya clan, carilah klan yang aktif dan ramai chat nya biar gak bosan hehe, percuma ikut faksi peringkat 10 besar tapi lebih banyak individualis dan sepi kayak kuburan. Karena banyak pemain yang berasal dari berbagai negara, jadi bisa juga melatih komunikasi bahasa inggris, walaupun pernah juga gabung dengan faksi yang sebagian besar orang Indonesia. 

Sampai jumpa di ulasan selanjutnya, kalau mau sharing atau berbagi tips silahkan tulis di kolom komentar.



Baca SelengkapnyaTips Bermain Walking Dead "Road To Survival"
mjumani, Updated at: Kamis, November 16, 2017

Minggu, 05 November 2017

Login failed [Insufficient balance] WIFI.ID

Mjumani.net - Kesal saat ingin internetan tiba-tiba muncul tulisan Login failed [Insufficient balance] ketika menggunakan Wifi.Id ?. Sebaiknya baca dulu artikel berikut agar anda tau penyebabnya.
Login failed [Insufficient balance]  wifi id
Halaman "Landing Page" Wifi Id yang berisi info grafis
Salah satunya tentang perubahan tarif E Voucher 98108
Siapa yang menyangkal bahwa hampir di setiap sudut kota bahkan desa kita dapat dengan mudah menemukan jaringan wifi.id. Tidak hanya fasilitas umum, tempat-tempat seperti caffe, hotel, dan warung, bahkan dianggap tidak keren jika tidak menyediakan layanan jaringan internet ini. Sehingga wajar jika generasi sekarang atau yang sering mereka bilang "generasi jaman now", sudah sangat familiar dengan layanan wifi "gratis" tersebut. 
tidak bisa login wifi id
Pembelian Paket melalui sms (via potong pulsa)

Wifi.id adalah layanan internet "gratis" yang diberikan oleh pemerintah dengan tujuan untuk pembangunan dan meningkatkan sektor informasi agar lebih cepat sampai ke masyarakat. Awalnya, layanan ini hanya digunakan untuk aktivitas browsing dan aksesnya terbatas. Namun, kini penggunanya bisa lebih variatif. 

Untuk bisa menikmati layanan ini, pengguna atau user wajib memiliki user name dan password untuk login. Salah satu cara mendapatkannya adalah dengan membeli paket baik berupa voucer ataupun melalui sms yang biayanya dikenakan dengan pemotongan pulsa. 

Ada beberapa pilihan paket yang cukup populer yaitu paket Rp 5.000, Rp 20.000 (Mingguan), dan Rp 50.000 (Bulanan). Sayangnya saat ini banyak masyarakat pengguna yang mengeluhkan layanan ini, khususnya untuk pengguna yang membeli paket Rp. 5.000. Hal ini mungkin dikarenakan adanya perubahan lama durasi layanan yang dulunya berlaku 24 jam, kini berlaku hanya 6, 4, atau 2 jam saja, tergantung zona aktivasi awal paket. 

Sejak tanggal 20 Agustus 2016, paket e -voucher 98108 menggunakan tarif Geo-Pricing atau tarif berdasarkan daerah geografis. Sehingga jika dulu paket Rp 5.000, berlaku untuk 24 jam, kini berlaku hanya beberapa jam tergantung zona daerah aktivasi paket pertama kali. 

Tarif Baru Wifi.Id E-Voucher Rp 5.000
Zona A ( Sumatra, Jawa dan Balinusra ) berlaku 6 Jam,
Zona B ( Kalimantan & Sulawesi ) berlaku 4 Jam,
Zona C ( Papua & Maluku ) berlaku 2 Jam. 

Sayangnya, pihak telkom seakan ragu-ragu untuk bisa lebih "jujur" dalam memberikan informasi tersebut. Misalnya untuk infografis pada halaman wifi id, hanya tulisan Geo-Pricing nya yang dibuat besar sedangkan tarif Zonasinya relatif jauh lebih kecil sehingga sering luput dari perhatian pengguna. Selain itu pada pembelian paket via potong pulsa Rp 5.000 misalnya, pesan balasan user name dan password disertai keterangan masa tenggang 24 jam dan masa aktif yang masih berpotensi salah tafsir atau salah pemahaman, mengingat pada awalnya paket tersebut masa aktifnya adalah 24 jam, bukan masa tenggangnya. 

Semoga informasi ini bermanfaat, khususnya pengguna wifi.id yang masih belum memahami sepenuhnya tentang perubahan tarif Geo Pricing ini, sehingga bingung ketika memasukan username dan password  tidak bisa login dan malah muncul tulisan Login failed [Insufficient balance].

Baca SelengkapnyaLogin failed [Insufficient balance] WIFI.ID
mjumani, Updated at: Minggu, November 05, 2017
 

mjumanion