Selasa, 12 September 2017

Pelayanan Yang Baik, Melayani Dengan Hati Bukan Gengsi

Mjumani.net - Ada banyak kenangan yang ku lalui bersama E1 -421, laptop yang ku gunakan sekarang. Sesungguhnya jika tidak karena tuntutan kebutuhan hidup dan jaman, rasanya enggan berpisah dengannya. Namun, era teknologi komputerisasi sekarang melaju seperti kuda yang lepas tali kekangnya, sulit untuk diimbangi. Dulu kurang lebih 4 tahun yang lalu, aku membeli laptop hanya sekedar sebagai pelengkap, asalkan bisa bermain dota, travian, game online atau facebookan, itu sudah cukup.  Kini semua menjadi jauh berbeda, edit foto, film adalah dua diantara banyak pekerjaan yang sulit untuk bisa dibebankan pada laptop tua ini.
Pelayanan Gadgetmart Banjarmasin
Antrian Kasir

Barangkali tidaklah terlalu jahat kiranya jika belakangan ini aku bermaksud mencari "teman" baru. Teman yang bisa mengakomodasi tuntutan hidup di jaman yang empat tahun lebih maju. Tentu saja perkara ini tidak semudah membalikan telapak tangan. Untuk mendapatkan spek seperti yang diinginkan setidaknya aku perlu menyiapkan 6-7 jutaan. Uang sejumah itu bisa aku kumpulkan hanya dalam waktu 2 bulan, andai saja aku mampu berpuasa. Puasa dari makan dan minum, membeli pulsa, membeli bbm, membeli paket internet, sepatu, baju, celana dan sebagainya. Dengan kata lain, aku perlu waktu lebih dari itu. 

Hari ini, Senin (11/92017) setelah penantian panjang, aku membayangkan akan menenteng E5-475G i5 atau setidaknya E5-475G i3. Tapi Tuhan rupanya berkehendak lain, aku diminta bersabar. 

Setelah mengambil sejumlah uang di ATM untuk menggenapkan budget, aku menuju salah satu pusat perbelanjaan pakaian di Banjarmasin, Pasar Tungging. Aku sudah merancang "skenario" perjalanan kali ini. Membeli beberapa lembar pakaian, kemudian mampir di toko Hp lalu kembali kerumah, menyiapkan beberapa barang yang harus di packing, kemudian isitrahat. 

Oleh karena itu, sepulang dari berbelanja di Pasar Tungging, aku mampir di Gadgetmart yang memang masih satu jalur yaitu di Jl. Belitung. Toko yang satu ini memang sudah sangat familiar tidak hanya bagi warga Banjarmasin, tetapi juga luar Banjarmasin. Berbeda dengan dulu, saat ini Gadgetmart terus mengalami peningkatan tidak hanya sarana dan fasilitas gedungnya tetapi juga jenis gadget yang ditawarkan. Sebagai contoh, toko yang sudah menjelma jadi pusat perbelanjaan handphone ini, kini juga menyediakan beragam aksesoris Hp dan juga menjual beragam jenis laptop dan notebook. 

Sejauh yang ku ingat, setidaknya aku pernah delapan kali berbelanja di tempat ini. Aku juga masih ingat Hp smartphone pertama yang ku beli adalah Mito A300. Saat itu Gadgetmart belum sebesar dan semaju sekarang. Terakhir, sebelum  berencana membeli laptop di sini, aku berturut-turut membeli tiga varian smartphone Vivo, yakni Y55, V5 dan Y55S. Tempat ini memberikan pengalaman berbelanja yang cukup memuaskan, barangkali jika diminta memberikan rate dengan nilai 1-10 aku tidak keberatan memberikan angka 7 atau 8, khususnya dalam hal pelayanan. Lahan parkir yang luas dan gratis, serta keramahan karyawan sejak di pintu masuk adalah poin plus dalam penilaianku.

Sayangnya, nilaiku akan "sedikit" berubah karena kejadian malam ini. Sebuah hal yang barang kali terkesan sepele tetapi cukup menggores sebuah kekecewaan, dan yang terpenting semoga kejadian ini memberikan hikmah dan pembelajaran untukku pribadi, lebih-lebih jika juga digunakan sebagai bahan evaluasi bagi pihak Gadgetmart dalam meningkatkan kualitas pelayanannya. 

Beberapa menit sebelum pukul 19.00 Wita, aku memarkir motor di halaman belakang gedung lantas kemudian menuju ruang display laptop dan notebook. Ada cukup banyak merk dan type di sana, berdasarkan hasil observasi sehari sebelumnya yang telah disesuaikan dengan kondisi budget, sejatinya kali ini aku hanya tinggal menunjuk saja. Malangnya, incaranku ternyata sudah digaet orang. Akhirnya setelah satu dua menit berpikir aku menunjuk (kalau tidak salah) Acer E5-475G i3 warna grey. Laptop ini belum siap pakai, dengan esmitasi proses instal window dan lain sebagainya yang memakan waktu kurang lebih 2 jam paling cepat baru akan selesai pukul 21.00 Wita. Mengingat rencana berangkat ke luar kota, pagi keesokan harinya, proses ini harus selesai malam ini. 

Dengan arahan salesman, aku pergi menemui salah satu karyawan yang memegang semacam nota pembelian. Setelah mencatat merk, type dan harga laptop yang akan dibeli, ia menyerahkannya kemudian memintaku pergi ke kasir. Sampai di sini semua berjalan normal dan lancar, seperti yang sudah-sudah. Masalah muncul ketika aku menyerahkan "nota" tersebut ke kasir, kemudian diminta menunggu panggilan. Aku masih sempat menengok jam di Hp ku yang saat itu masih menunjukan pukul 06.58 Wita, ketika duduk di bangku persis di depan meja kasir. Silih berganti, orang-orang yang duduk di sampingku maju, membayar dan mengambil gadget yang mereka beli di meja kasir. 

Aku juga sempat melihat seorang lelaki paruh baya yang datang lima belas menitan setelah aku menyerahkan nota pembelian laptop, namun hanya berselang beberapa menit kemudian, ia sudah maju ke meja kasir, sedangkan aku masih melongo, memperhatikan dengan seksama setiap panggilan petugas kasir, berharap itu adalah panggilan untukku. Sesekali pandanganku tertuju pada tiga buah laptop yang diletakan tidak jauh dari meja kasir, dimana dua orang karyawan tampak sibuk mengutak-atik "toots" keyboard, barang kali merekalah teknisinya. Pukul 20.30 Wita, aku berpindah ke tempat duduk sebelah kanan, mendekati meja di mana tiga laptop tadi berada.

"Laptop, laptop acer!", petugas kasir itu memanggilku. Di sebelahnya, berdiri salah seorang karyawan yang kuduga adalah teknisi tadi. 

"Maaf pak, warna grey-nya habis, mau diganti dengan warna lain?", ucap sang petugas kasir. Tangannya menenteng nota kuning yang 90 menit lalu ku serahkan. Aku terdiam sesaat, mataku tertuju pada salah satu latop yang ada di meja,  Acer E5-475G i3 grey. Sang teknisi yang seakan bisa membaca isi kepalaku, mencoba menjelaskan. 

"Ini sudah ada yang pesan duluan pak!", ujarnya. Aku masih tertegun, mencoba mencerna dengan jernih kejadian ini. Bagaimana mungkin, satu-satunya laptop yang ada lemari display, dan telah ku pesan sejak 90 menit lalu kini sudah di klaim orang lain?. Oke lah, aku mengambil alternatif ke dua, toh cuma masalah warna, walaupun sejujurnya ungu bukanlah warna favoritku. Sekali lagi, mengingat urusan ini harus kelar hari ini, akhirnya aku mengiyakan. Sang kasir memintaku duduk kembali sementara menyiapkan barang yang dimaksud. 

Sang petugas kasir masih didampingi teknisi ketika aku maju untuk yang kedua kalinya. Mereka mengeluarkan laptop dengan type serupa dengan warna ungu dari boxnya. "Maaf pak, ini tidak bisa selesai hari ini, baru bisa diambil besok", si teknisi menjelaskan. Kali ini aku tidak bisa menutupi muka kekecewaanku. Maka ku jelaskan dengan sesederhana mungkin, bahwa tak mungkin bagiku mengambilnya lagi besok karena akan berangkat ke luar kota. Kami beradu argumen. Beberapa kalimat dari teknisi terdengar memojokkanku. Dia "menyalahkanku" karena baru mengorder pukul 20.30 Wita, dan untuk menginstal perlu waktu dua jam sehingga tidak akan selesai tepat waktu karena jam kerja berakhir pada pukul 21.00 wita. Ku jelaskan padanya, bahwa aku sudah mengorder sebelum jam 19.00 wita, yang artinya ada waktu kurang lebih tiga jam yang lebih dari cukup untuk proses instalisasi. Mendengar pernyataanku sang petugas kasir membela diri dengan alasan barang kali aku sudah dipanggil tetapi tidak mendengar karena tidak berada ditempat. Sebuah pembelaan yang sungguh diluar nalar. Pertama, aku tidak pernah meninggalkan tempat duduk dalam 90 menit terkahir, ke dua, petugas kasir itu pastinya mengenaliku karena saat memanggil langsung menatap kearahku, ke tiga, baik kursi sebelah kiri ataupun kanan aku tetap berada di depan meja kasir yang langsung bisa dilihat oleh petugas kasir. 

Aku menganggap "debat" ini tidak ada gunanya. Aku meninggalkan meja kasir. 
Sebelum pulang, aku kembali ke lemari display. Di sana aku bertemu dengan salesman yang kutemui sebelumnya. Setelah mendengar penjelasanku, ia mengajakku kembali ke meja kasir. Namun, aku masih mendengar kata-kata seperti sebelumnya. Sesuatu yang memojokkan dan menyalahkan, bukan sebaliknya upaya mencari win-win solusion atau jauh lebih pantas, pengakuan kesalahan. Aku meninggalkan mereka di meja kasir dengan menarik beberapa kesimpulan ;

1. "Mereka" tidak melayani dengan hati
2. Menutupi kesalahan dengan menyalahkan orang lain. 
3. Tidak mau mengakui kesalahan
4. Masih memandang orang dari penampilan. Poin ini saya tarik setelah melihat laki-laki paruh baya yang saya sebutkan di atas. Orang ini berpenampilan seperti orang berada, dan sebuah kebetulan yang sangat kebetulan. Meski dia menyerahkan nota 15 menit setelah aku dia transaksi duluan.

Btw, pada akhirnya aku yakin tidak ada yang dirugikan dalam hal ini. Apalah artinya 90 menit menunggu dengan hasil "zonk" untuk orang biasa sepertiku. Rasa kecewa yang ku dapat hanyalah karena aku terlanjur menaruh percaya pada manusia, hamba tempatnya salah dan khilaf. Toh aku masih memegang uangku. Tentunya, kehilangan simpatik satu orang pelanggan juga tidak akan membuat toko itu merugi. Tulisan ini hanya untuk pengingat dan pengukuh keyakinan, bahwa di balik kejadian ini pasti ada hikmah dan rencana Tuhan yang jauh lebih indah. 







Baca SelengkapnyaPelayanan Yang Baik, Melayani Dengan Hati Bukan Gengsi
mjumani, Updated at: Selasa, September 12, 2017

Rabu, 09 Agustus 2017

Cara Melaporkan SMS Penipuan melalui OJK

Pengguna Telepon Seluler atau handphone tentunya pernah mendapatkan Short Message Service (SMS) yang isinya meminta mentransfer uang ke nomor rekening bank tertentu atau mengirimkan sejumlah nominal pulsa ke nomor handphone tertentu. Penipu ini biasanya mengirimkan sms yang isinya seolah-olah dia adalah kerabat, keluarga atau rekan bisnis kita. Bahkan, saat ini upaya penipuan dengan modus menang undian atau mengaku kerabat yang sedang kepepet ini juga dilakukan melalalui telepon langsung. 
Alamat pengaduan sms penipuan
Demografis Cara Pengaduan SMS Palsu/ Penipuan

Bagi sebagian orang, terutama yang sudah sangat familiar dengan jenis upaya penipuan dengan cara ini mungkin sudah biasa dan cuek saja. Beberapa dari mereka mungkin justru menanggapinya dengan cara "mengerjai" balik si pelaku. Namun masih jarang yang mengadukannya ke pihak terkait. Barangkali banyak dari mereka beranggapan hal tersebut sia-sia atau tidak ada gunanya atau bahkan tidak tahu harus mengadukan ke mana.
alamat pengaduan sms penipuan
Contoh SMS yang di indikasi merupakan penipuan

Cara melaporkan SMS penipuan berikut mungkin bisa anda lakukan, tidak hanya buat anda yang sudah terlanjur menjadi korban, tetapi semua kalangan yang pernah mendapatkan sms serupa yang di indikasi atau dicurigai merupakan upaya penipuan. Sebab hari demi hari, modus yang digunakan semakin beragam dan meyakinkan. Sebagai contoh, dahulu sms penipuan undian berhadiah misalnya, hanya mencantumkan pin dan nomor call center, namun sekarang sudah mencantumkan alamat website, walaupun sebagian besar hanya domain gratisan atau bukan top level domain (TLD). 

Alamat pengaduan SMS Penipuan yang admin maksud adalah email konsumen@ojk.go.id, namun bagi anda yang tidak terbiasa mengirim email bisa juga melalu layanan FCC OJK di 1 -500 - 655. Caranya kirimkan screenshot atau  screen capture sms penipuan tersebut ke email di atas atau menghubungi langsung melalui telepon pada jam operasional Senin - Jum'at (kecuali hari libur). 

Cara lain yang dapat digunakan untuk mendapatkan informasi atau menyampaikan pengaduan di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah sebagai berikut :

1. Surat Tertulis
Surat tertulis tersebut ditujukan kepada : 
Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan
Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen 
Menara Radius Prawiro, Lantai 2 
Komplek Perkantoran Bank Indonesia 
Jl. MH. Thamrin No. 2 
Jakarta Pusat 10350

2. Telepon
Telepon : (Kode Area) 1500 655 
Jam operasional : Senin - Jumat, Jam 08.00 - 17.00 WIB (Kecuali Hari Libur)

3. Faksimili
Faksimili : (021) 386 6032

4. Form Pengaduan Online
Konsumen atau masyarakat dapat mengirimkan pengaduan melalui form elektronik yang tersedia pada alamat
http://konsumen.ojk.go.id/FormPengaduan

Perlu anda ketahui, meski kelihatannya upaya penipuan melalui sms itu kebanyakn sangat sederhana dan mudah ditebak, ternyata masih banyak korban yang tertipu. Karena tidak dipungkiri banyak pengguna-pengguna handphone baru (terutama yang di pelosok) dan barangkali belum mendapatkan informasi ini. Laporan pengaduan yang anda kirimkan dapat menghindarkan lebih banyak orang yang menjadi korban penipuan. 
Baca SelengkapnyaCara Melaporkan SMS Penipuan melalui OJK
mjumani, Updated at: Rabu, Agustus 09, 2017

Senin, 03 Juli 2017

Syifa Adinda Negara, Gadis Cantik Yang Fasih 9 Bahasa

Mjumani.net - Syifa Adinda Negara, gadis candik berdarah Makasar ini mulai menyita perhatian jagat maya tidak hanya karena berparas cantik dengan balutan hijabnya tetapi juga karena multi talentanya.  Menyanyi, Acting, Menulis Cerita, Pidato, dan Puisi, adalah beberapa bakat yang dimiliki gadis  jurusan Sastra Arab Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjajaran angkatan 2014 tersebut. 
Foto-foto Syifa adinda negara
Syifa Adinda Negara

Syifa Adinda Negara
Syifa Adinda Negara

Prestasi Adinda Negara  baru-baru ini yaitu berhasil menjadi juara 3 Lomba Baca Berita Festival Timur Tengah UI 2017. Selain itu, melalui akun youtubenya Adinda Negara, Ia juga memperlihatkan video dengan 9 bahasa yaitu Bahasa Inggris, bahasa Korea, Spanyol, Jerman, Prancis, Arab, Jepang, Rusia, dan Indonesia.
Foto-foto Syifa Adinda Negara
Syifa Adinda Negara
Biodata dan Profil Syifa Adinda Negara di himpun dari berbagai sumber

Nama : Syifa Adinda Negara
Panggilan : Syifa, Negara, Dinda
Tanggal Lahir : 17 Maret 1997
Ayah : Achmad Surya Negara
Ibu : -
Twitter : Adindanegara
Youtube : Adinda Negara
Saudara : 1. Muhammad Al-Ghifari Negara, 2. Najwa Shaqinah Negara.
Bakat : Menyanyi, Acting, Menulis Cerita, Pidato, dan Puisi, serta menguasai 9 bahasa (saat ini)

Adinda Negara Foto
Syifa Adinda Negara
Ada sedikit penasaran tentang nama gadis cantik yang juga pernah menjadi anggota Homey Korean Language & Culture Community (HKLCC) ini, yaitu kata "Negara" yang merupakan nama keluarga. Ternyata, nama tersebut adalah pemberian sang kakek untuk sang ayah. Rupanya ketika itu kakek Adinda terinspirasi nama sebuah jalan  yaitu jalan "Surya Negara", sewaktu beliau dinas di Kalimantan (kemungkinan Kalimantan Barat, mungkin dek Dinda bisa klarifikasi hehe ). Nama ayah Dinda adalah Achmad Surya Negara. Itulah cerita asal-usul kata "Negara" yang menjadi nama belakangnya dan juga melekat pada saudara dan saudarinya.

Baca SelengkapnyaSyifa Adinda Negara, Gadis Cantik Yang Fasih 9 Bahasa
mjumani, Updated at: Senin, Juli 03, 2017

Gara Gara "Uang Rokok" Puncak Hoza di Tutup

Puncak Hoza, salah satu tujuan wisata di Desa Kampung Yaman Aek Natas Labuhanbatu Utara akhirnya harus tutup karena "uang rokok".  Puncak Hoza adalah salah satu tempat wisata yang mengadopsi spot-spot seperti di Bukit Mojo Gumelem, Jogja.  Lokasi ini di kenal pula dengan Puncak Pamingke, Bukit Gundul, Puncak Padang Lompong, Bukit Kampung Yaman atau Bukit Telkom.
alasan puncak hoza tutup
Puncak Hoza tutup

Objek wisata dengan menghadirkan spot-spot selfie belakangan memang cukup ramai di hadirkan. Tidak hanya relatif murah meriah, tujuan wisata seperti ini juga di sebut kekinian atau sesuai dengan selera anak muda yang umumnya memang hobi berselfi. Di Kalimantan Selatan, tujuan rekreasi seperti ini juga ada di kota Kandangan, tepatnya di Bukit Halinjuangan dan Puncak Palawan

Sayangnya sebagai tempat wisata rintisan, banyak faktor dan masalah yang kerap di alami pengelola dalam mengembangkannya, salah satu yang cukup krusial adalah preman dan pungli. Masalah ini pula yang akhirnya membuat pengelola Puncak Hoza akhirnya menutup sementara wahana rekreasi tersebut karena belum mendapatkan solusi atas pungli "uang rokok" yang semakin marak.

Puncak Hoza Resmi ditutup oleh pengelola per tanggal 3 Juli 2017, karena permasalahan pelik yang masih belum mendapatkan win-win solution. Pengumuman resmi yang di bagikan di halaman Laburaku juga menjawab mengapa pengunjung harus merogoh kocek lebih dalam padahal sebelumnya harga tarif masuk masih cukup terjangkau.

Berikut kutipan pengumuman di tutupnya Puncak Hoza di lansir dari halaman Laburaku.
Breaking News

Mulai Besok, 03 juli 2017 Puncak Hoza ditutup
Permohonan maaf disampaikan oleh pihak pengelola Puncak Hoza kepada Laburaku dan seluruh pengunjung karena dengan berat hati harus menutup lokasi wisata Puncak Hoza yang lagi hits-hitsnya di Labura, juga mohon maaf atas ketidaknyamanan pengunjung selama di Puncak Hoza.
Permasalahannya bermula dari banyaknya permintaan "uang rokok" yang ada.
Setelah itu muncul beberapa permasalahan lahan parkir, hingga pengelola meminta bantuan kepada kepala desa untuk menengahi dan mencari solusi. Belum selesai masalah, muncul lagi pihak yang lain meminta "uang rokok" kepada pengelola.
Hingga akhirnya sebelum lebaran pengelola meminta saran bagaimana jika dibuat tiket terusan. LaburaKu mendukung dan membantu membuatkan design tiketnya. Tiket selesai "uang rokok" semakin ramai, pengelola sangat menyesalkan kutipan thd para pengunjung. Hingga meminta bantuan kembali kepada kepala desa Kampung Yaman. Pengelola dengan berat hati meng iyakan hasil pertemuan, yaitu dua kali sistem pembayaran. Tiket yang tadinya sudah dicetak diambil alih oleh pemuda setempat di bawah komando Kades, dan memperkerjakan para pemuda setempat untuk ikut sebagai panitia Puncak Hoza. Namun, pihak pengelola diminta kembali melakukan pungutan di atas wahana, sebab tiket dibawah hanya digunakan untuk menggaji para pemuda setempat yang ikut bekerja.
Pengelola mengaminkan sembari berfikir bahwa ini akan menjadi lahan kebaikan dengan memberi ruang pekerjaan bagi warga walau harga tiket masuk semakin mahal, pengunjung terpaksa membayar dua kali, di bawah 15.000 untuk tiket masuk lokasi dan parkir, pengelola terpaksa meminta kembali kutipan 15.000 untuk foto di semua wahana.
Sampai disitu, pada lebaran H+2 dan H+3, "uang rokok" pun masih ada kepada pihak pengelola, namun pengelola masih mendapat keuntungan dari omset yang ada. Tetapi H+4 lebaran dan seterusnya omset menurun, tapi "uang rokok" tetap ada.
Ternyata kebijakan aparat desa untuk merangkul semua PS dan preman tidak berjalan dengan baik. Karena toh juga mereka meminta uang rokok ke pihak pengelola, padahal mereka sudah mendapat gaji atas peran ikut di panitia. Alhasil pengelola asik membayar "uang rokok" hingga tak lagi mendapat hasil.
H+7 lebaran, pengelola mengatakan akan menutup Puncak Hoza karena tidak tahan dengan banyaknya "uang rokok". Akhirnya pengelola memutuskan menutup sementara Puncak Hoza pada 03 juli 2017 dan akan membongkar seluruh wahana. Puncak Hoza akan dibuka kembali pada agustus nanti, pengelola sedang melakukan perbaikan wahana dan management agar kejadian serupa tidak terulang, semua demi kenyamanan pengunjung. Pengelola juga mengharapkan pemerintah dan dinas terkait mau memperhatikan dan membantu mencari solusi untuk mewujudkan lokasi wisata yang nyaman demi kemajuan Labura.
Sekarang sudah tahu kan mengapa Tiket masuk ke Puncak Hoza mahal???
Sangat disayangkan sekali kejadian ini, potensi yang kita bangun bersama harus tercederai oleh pihak yang tak sadar dan egois atas keinginannya sendiri. Warga yang berkreasi tak didukung bahkan di gerogoti.
Kami dari LaburaKu mengecam kejadian ini, semoga pihak yang meminta "uang rokok" ini sadar dan diberi hidayah Tuhan Yang Maha Esa.
sumber: pengelola Puncak Hoza.
Mari terus sadar pentingnya kenyamanan pengunjung, pentingnya mendukung potensi yang ada di Labura.
Rencananya, Puncak Hoza akan di buka kembali pada Agustus 2017 mendatang. 


Baca SelengkapnyaGara Gara "Uang Rokok" Puncak Hoza di Tutup
mjumani, Updated at: Senin, Juli 03, 2017

Video : Kawah Sileri Meletus, Belasan Wisatawan Panik

Letusan Kawah Sileri Gunung Dieng di Desa Kepakisan, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara Provinsi Jawa Tengah mengagetkan belasan wisatawan yang berada di sekitar kawah tersebut, Minggu (2/7) sekitar pukul 12.00 Wib. 
video kawah sileri meletus
Gunung Dieng, Kawah Sileri Meltus

Letusan bertipe freatik tersebut disertai dengan material lahar dingin, lumpur, dan asap yang membumbung hingga mencapai 50 meter akibat di picu oleh tekanan gas yang berada di bawah permukaan.


Kepala Pusat Data Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, material letusan mengenai wisatawan yang saat itu berada di sekitar Kawah Sileri. Ada sekitar 17 orang yang saat itu berada di sekitar lokasi ketika Kawah Sileri Gunung Dieng meletus.


Sebanyak 17 orang yang berada di sekitar Kawah Sileri tersebut adalah:

1. Mirotun (30), alamat Desa Sabrang Kec. Peninggaran Kab. Pekalongan tidak ada luka (hanya terkena lumpur).

2. Ayu Nur Aeni (10) alamat Desa Sabrang Kec. Peninggaran Kab. Pekalongan tidak ada luka (hanya terkena lumpur).

3. Muzaefah (32) alamat Desa Sabrang Kec. Peninggaran Kab. Pekalongan tidak ada luka (hanya terkena lumpur).

4. Haromi (55) alamat Desa Sabrang Kec. Peninggaran Kab. Pekalongan tidak ada luka (hanya terkena lumpur).

5. Heti Handayani (13) alamat Desa Sabrang Kec. Peninggaran Kab. Pekalongan tidak ada luka (hanya terkena lumpur).

6. Nur Holisoh (24) alamat Desa Sabrang Kec. Peninggaran Kab. Pekalongan tidak ada luka (hanya terkena lumpur).

7. Zulfa Yanti (9) alamat Desa Sabrang Kec. Peninggaran Kab. Pekalongan tidak ada luka (hanya terkena lumpur).

8. Badru Utamam (37), alamat Desa Sabrang Kec. Peninggaran Kab. Pekalongan luka lecet di kaki.

9. Moh Fidsa Aswa Muzafar (2) alamat Desa Sabrang Kec. Peninggaran Kab. Pekalongan luka lecet di atas telinga sebelah kiri dan lengan kanan.

10. Muh Zahromi (50) Desa Sabrang Kec. Peninggaran Kab. Pekalongan tidak ada luka (hanya terkena lumpur).

11. Mutamimah (31), swasta, alamat sda, tdk ada luka.

12. Siti Hudifah (30) alamat sda, tdk ada luka.

13. Muainah, 44 th, islam, alamat Ds. Kauman Rt Kec. Peninggaran Pekalongan luka yg dialami patah tertutup lengan sebelah kiri (akan dirujuk ke Pekalongan).

14. Toyibah, 50 th, alamat sda, tdk ada luka/kaget.

15. Nurbaiti, 12 th, alamat sda, tidak ada luka/kaget.

16. Cucu Nofalia, 26 th,alamat sda, luka tdk ada/sesak napas.

17. Ika Setiyani, 25 th, alamat sda, luka sobek dikepala belakang sebelah kiri.

sumber : www.jambi-independent.co.id

Belum ada laporan korban meninggal dunia akibat peristiwa alam ini. Namun di kabarkan sekitar 10 orang mengalami luka-luka dan telah dilarikan kepuskesmas setempat. Akibat letusan ini, kawasan tersebut untuk sementara di tutup untuk umum.
Baca SelengkapnyaVideo : Kawah Sileri Meletus, Belasan Wisatawan Panik
mjumani, Updated at: Senin, Juli 03, 2017

Minggu, 02 Juli 2017

Sampul Buku Bergambar Tidak Pantas Beredar di Kendari

Mjumani.net - Sampul buku yang dinilai bergambar tidak pantas beredar di Kendari ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara. Cover buku berbahan kertas berwarna coklat tersebut menunjukan gambar yang dianggap tidak layak untuk sebuah kertas sampul terlebih jika digunakan untuk keperluan sampul buku anak-anak. Tidak hanya gambarnya yang di anggap dapat merusak moral anak bangsa, kata-kata yang tercetak pada sampul tersebut juga di sinyalir tidak memotivasi anak-anak selayaknya kebanyakan sampul yang mencantumkan peribahasa atau kata-kata yang mengandung nasihat.

sampul buku bergambar tidak pantas
Sampul Buku Foto doc Asminar


Sampul buku bergambat tidak "senonoh" ini pertama kali di unggah oleh pemilik akun sosial media Facebook Asminar, Sabtu (1/7/2017) malam. Dalam statusnya tersebut, Asminar mengunggah dua gambar sampul buku yang memperlihatkan gambar pada bagian depan seorang anak yang sedang belajar dengan seorang yang di duga ibu guru yang berpakaian kurang sopan dan terlihat seperti menonjolkan bagian dada. 
sampul buku kertas bergambar tidak pantas
Sampul buku pelajaran berbahan kertas yang di anggap bergambar tidak pantas
foto doc Asminar

Kelihatannya sepele...tp efeknya berbahaya.sore td jalan2 ke toko ATK yg terkenal di daerah kendari.tmni kk acha beli buku n perlengkapan sklhnya.seperti biasa yang di beli buku tulis,perlengkapan tulis,plus sampul buku n plastik pembungkus buku biar bukunya bersih.tadinya nyari sampul buku yg polos tanpa gbr.tp gak ada.si mbak pelayan toko lalu nunjukin sampul yg sdh tergulung n terbungkus plastik.nampak sy lht gbr belakang sampul itu jadwal pelajaran.kata mbak nya ini isi nya 10 lembar bu.ya udah lgsg sy ambil trus bergegas pulang krn udah mau magrib.jam 8 mlm....nyantai sambil sampul2 buku kk acha yg td dibeli.awalnya sih gak ngeh....krn serius gunting2 n isolasi.pas tersadar...Astagfirullah.....ini sampul gambarnya apa???Tulisannya juga apa???baru sadar dengan Tulisanx...ini mksdnya apaaa???#pelajarannya ya harus ekstra teliti....apalagi buat anak2 kita tercinta.buat bunda2 yg di kendari hati2 ya beli sampul bukunya....sampul yg sama stoknya msh byk tadi.sdh tergulung manis jadi bunda gak akan ngeh klo gbr n tulisan bagian depanx gak masuk akal..., Tulis Asminar dalam statusnya.
Status ini sendiri telah di respon lebih dari dua ribu orang dan telah di bagikan lebih dari 4 ribu kali dengan ribuan komentar. Banyak isi dari komentar tersebut menyayangkan sampul buku tersebut beredar di masyarakat seperti yang di tulis Cahya Fitrahadi, "Astagfirullah semakin lama kok semakin parah aja, diam2 nyelipin hal yg vulgar ke generasi bangsa yg masih belia dan polos." Namun ada juga yang menanggapi gambar tersebut biasa, seperti komentar yang di tulis oleh Farhan Pratama, Juniansyah, "Kalo dibawahnya ada tulisan. Category : School, Student, MILF, Big T**s. Baru itu negatif. Yang salah pikiran penafsirnya .. kalo otaknya sudah negatif maka negatiflah semua."


Baca SelengkapnyaSampul Buku Bergambar Tidak Pantas Beredar di Kendari
mjumani, Updated at: Minggu, Juli 02, 2017
 

mjumanion