Akankah Tren Mini Soccer Geser Futsal

www.mjumani.net - Dahulu permainan sepak bola lapangan "biasa" sepi peminat ketika lapangan-lapangan olahraga futsal kian menjamur. Walaupun hanya sekelas pemain pelengkap, aku juga pernah merasakan beberapa lapangan fustsal baik standar nasional, rumput sintetis atau yang hanya dengan lantai semen dengan biaya jauh lebih miring. Pilihan bermain di lapangan futsal agaknya lantaran permainan ini dianggap memiliki kelebihan yakni praktis dan simpel. 

Kelebihan Mini Soccer

Lebih praktis lantaran umumnya lapangan futsal bersifat indoor atau di dalam ruangan sehingga relatif tidak terkendala cuaca baik hujan maupun panas, juga dapat digunakan pada malam hari di mana sebagian besar pemain-pemainnya melakoni aktivitas rutin pada siang hari. Tidak heran jika tarif sewa lapangan pada malam hari terutama jam-jam sibuk yakni sekitar pukul 07.00 - 10.00 biasanya lebih mahal dari pada tarif siang atau pada jam-jam lainnya. 

Hal yang juga tidak dapat di sangkal mengapa permainan futsal menjadi lebih di minati dari pada sepak bola adalah sulitnya mengumpulkan teman sepermainan untuk dapat bermain bersama lagi pada satu waktu. Kadang meski komunitas teman-teman sehobi dan se frekuensi masih terjalin baik namun dengan beragam kesibukan masing-masing  sulit untuk menentukan satu waktu agar semua atau setidaknya sebagian besar dapat bermain. Sepak bola biasa membutuhkan setidaknya 11 pemain dan ini biasanya sangat jarang, karena untuk bermain dua kali sembilan puluh menit setidaknya perlu beberapa pemain tambahan sebagai cadangan. Sedangkan di futsal hanya butuh 5 pemain inti dengan 2 atau 3 cadangan, jika melakoni pertandingan dengan tim lain berarti dengan 8 orang sudah relatif cukup.

Waktu permainan futsal juga lebih fleksibel karena adanya lampu penerangan, sedangkan lapangan sepak bola biasa untuk level hobi dan cari keringat sangat jarang difasilitasi lampu. Sehingga tak heran hanya segelintir "klub" yang masih setia bermain di lapangan sepak bola konvensional selebihnya putar haluan ke lapangan fustal.

Namun belakangan ini jadwal-jadwal penggunaan lapangan fustal mulai merenggang. Lapangan-lapangan yang biasanya selalu penuh terutama di jam-jam sibuk dan akhir pekan kini mulai kosong atau hanya terisi sebagian. Bahkan di beberapa kesempatan mengobrol dengan beberapa pemain, mengaku sudah menjual sepatu-sepatu futsal mereka dan menggantinya dengan sepatu sepak bola. Sebenarnya merekan bukan ingin kembali bermain di lapangan sepak bola "standar" akan tetapi mengikuti arah minat kebanyakan pecinta kulit bundar yang mulai merubah arah ke Mini Soccer.

Satu atau dua tahun terakhir di beberapa kota termasuk kota ku mulai bermunculan lapangan Sepak Bola yang berukuran lebih kecil dan umumnya menggunakan rumput palsu atau rumput sintetis. Mereka menyebutnya dengan lapangan Mini Soccer. 

Mini soccer agaknya semacam solusi bagi peminat sepak bola yang belakangan mulai meredup lantaran berbagai masalah sebagaimana di sebutkan di atas. Cukup dengan pemain inti 7-9 orang plus beberapa cadangan, lapangan yang tidak terlalu besar, serta beberapa terkadang  di fasilitasi lampu untuk bermain di malam hari membuatnya banyak di minati oleh [ecinta si kulit bundar.

Kelebihan mini soccer boleh jadi karena memiliki peraturan yang lebih mendekati kepada permainan sepak bola, tetapi dapat dimainkan dengan jumlah pemain lebih sedikit dan dalam pertandingan biasa tidak mengenal off side. Pemain yang bermain juga menggunakan sepatu sepak bola yakni yang bagian solnya memiliki "gigi" atau spul. Dengan lapangan yang relatif luas bagi pemain untuk berekspresi menunjukan skillnya sensi permainan sepak bola jauh lebih nyata. 

Kendati sewa lapangan mini soccer relatif cukup mahal di bandingkan lapangan futsal nyatanya peminatnya kian meningkat. Seiring semakin tingginya peminat, beberapa kota seperti Banjarmasin dan Palangkaraya, jumlah lapangan jenis ini juga semakin bertambah dari waktu-kewaktu. Untuk mencoba sensasi bermain di lapangan ini, beberapa bahkan rela menempuh perjalanan jauh karena di daerahnya belum tersedia, seperti tim kami ini yang harus menempuh perjalanan lebih dari 400 km  pulang pergi. 

Akankah tren Mini Soccer akan bertahan atau bahkan terus meningkat hanya waktu yang akan menjawab.

Akhiri Pensiun, Menjawab Panggilan Tim Garuda (GRD)

www.mjumani.net - Meski dunia internet sudah lama merambah kota, aku baru mulai mengenalnya sekitar tahun 2005. Pada tahun-tahun itu rental komputer yang juga menyediakan layanan internet sudah mulai menjamur terutama di sekitaran area kampus atau perguruan tinggi. Jika di ingat-ingat berselancar di dunia maya saat itu sangat menegangkan, andai tidak di ajak teman karena keperluan tugas kampus rasanya benar-benar tidak memiliki keberanian untuk membuka billing sendiri. 

Tim Garuda Travian

Sekitar tahun 2007 atau 2008 akses internet menjadi lebih ringkas dengan munculnya produk-produk modem pioner terutama operator seluler dengan basis jaringan CDMA (Code Division Multiple Access). Kecepatannya tentu tidak dapat dibandingkan dengan saat ini, ibarat kata seperti keong dengan cheetah sama sekali tidak setara. Tetapi pada masa itu, berselancar sepertinya sudah sangat leluasa karena konten-konten yang tersedia juga masih sangat ringan dan low quality, tanpa Youtube, Tiktok atau aplikasi serupa yang sangat populer saat ini. 

Kehadiran dan pengaruh internet terhadap kehidupan seseorang memang sangat nyata, bagi yang dapat mengendalikan diri ia akan sangat berguna  namun sebaliknya jika lengah tidak sedikit pula yang terjerumus dalam jurang tipu daya. Pengaruh ini kadang sulit dideteksi, menggerogoti  karakter seperti suhu hangat yang mencairkan gletser. Tanpa disadari dan berjalan seperti sebuah aktivitas yang normal sehari-hari. Jika tidak mencantumkan internet itu sendiri, barangkali tiga zona paling merusak dan paling mempengaruhi kehidupan pengguna internet adalah Pornografi, Judi dan Game. 

Aku tidak akan membahas dua topik lainnya, namun mengenai game online ada pengalaman yang cukup bersemangat untuk dikisahkan. 

Pada tahun yang sama antara 2007-2008 tersebut  aku mengenal sebuah game browser unik bernama Travian. Di sebut game browser karena untuk memainkannya tidak perlu menginstalnya melainkan hanya menggunakan sebuah aplikasi peramban yang biasa digunakan untuk menjelakah dunia maya. Bahkan jika tidak ada Chrome atau Mozilla firefox maka Internet Eksplorer pun masih dapat diandalkan. 

Uniknya game ini adalah game bergenre perang atau war yang hanya menampilkan data statistik, tidak ada animasi atau gambar bergerak seperti kebanyakan game jaman sekarang. Tidak hanya itu, untuk menyelesaikan permainan hingga reset atau restart perlu waktu hampir satu tahun (server normal). Sehingga membutuhkan komitmen yang benar-benar kuat jika ingin bermain sampai akhir. 

Meskipun sudah kenal game ini lebih lama dari sebagian besar pemain yang masih bertahan saat ini, catatan raport ku masih jauh dari kata memuaskan. Sejak pertama kali bermain sekitar 13 tahun yang lalu, tercatat hanya 3 kali bermain sampai artefak dan 1 kali sampai WW race (end game) tanpa satu kalipun numpang juara. Alasannya bermacam-macam, di tahun pertama aku bergabung di aliansi  yang sangat menjanjikan dan sangat mendominasi sayangnya karena kesalahan fatal dan dituding melakukan pembelian gold secara tidak sah banyak para petinggi mendapatkan hukuman  sehingga perlahan namun pasti aliansi bubar jalan. 

Di akhir tahun 2019, bermain di server lokal penutup  karena pihak Travian telah mengumumkan akan menutup server indonesia domain .co.id aku menaruh ekspektasi akan mendapatkan kado penutupan yang berkesan, sayang nasib baik lagi-lagi tidak berpihak, akupun hanya bisa menelan ludah karena aliansi yang nampak begitu mendominasi sejak awal permainan menjadi tidak berdaya ketika menghadapi WW race.

Dengan ditutupnya server lokal, banyak pemain memutuskan untuk "pensiun" kendati tampaknya hanya beberapa yang benar-benar tidak tergoda untuk kembali. Penyabet penghargaan "permainan browser-based terbaik dengan lebih dari 10.000 pemain" pada tahun 2006 ini telah banyak mengalami penyesuaian namun tetap mempertahankan ciri khasnya yakni "statistik" Aku sendiri sempat beberapa kali "pensiun" bukan tidak ingin bermain lagi namun karena terkendala akses jaringan untuk tetap bermain. Kendati juga memberikan beberapa pengaruh yang kurang baik terutama waktu produktif, namun aku agaknya juga banyak mendapatkan pelajaran berharga dari permainan klasik ini. Sisi lain yang membuatku cukup betah karena game ini tidak seperti kebanyakan game lain yang menampilkan live chat dengan materi sumpah serapah. Bermain dengan berbagai pemain dari belahan dunia juga sedikit banyak telah membantu meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris pasif. 

Tahun 2021 ini Tim Garuda (Indonesia) memanggil para pejuang terbaiknya untuk menaklukan lawan-lawan tangguhnya di server 5 asia. Ada lebih dari 250 pemain yang memenuhi panggilan termasuk aku. Sebuah partisipasi negara yang luar biasa dan mungkin paling banyak sepanjang sejarah server internasional. Bahkan meski manajemen telah membagi tim kedalam delapan aliansi besar Garuda (GRD) akun-akun berbendera masih putih masih tidak semuanya tertampung. Dengan kuantitas sebanyak ini mampukah Garuda melambung tinggi di atas Vietnam, Taiwan, Thailand dan China ?, hanya akhir permainan yang akan menjawab.  

Pengetahuan Adalah Kekuatan, Solusi Ban Selis Bocor

www.mjumani.net - Pernah dengar ungkapan Pengetahuan adalah kekuatan ?. Ada banyak persepsi yang mungkin akan muncul dalam memaknai ungkapan tersebut. Aku sendiri mengartikan kekuatan yang dimksud dalam ungkapan tersebut dengan sangat luas. Menurutku pengetahuan tidak hanya mampu mengantarkan suatu pihak menuju kemenangan dalam pertempuran atau kontes kekuatan tetapi juga menjadi kunci untuk membawa sebuah keluarga bahkan masyarakat keluar dari kemiskinan dan lembah kebodohan. 

Servis Sepeda Selis

Bay The Way, kenapa dalam catatan kali ini aku teringat ungkapan tersebut ceritanya begini :

Salah satu harta berharga di rumah sederhana yang insyaallah 13 tahun lagi sah menjadi milik kami adalah sepeda listrik. Di antara kami berempat, ibunya anak-anak adalah yang paling bangga terhadap barang "mewah"nya ini. Alasannya tidaklah bertele-tele, pertama karena si Kakak sebentar lagi akan mulai bersekolah jadi perlu transport. Alasan berikutnya untuk mendukung alasan pertama adalah dia hanya bisa naik sepeda, dan untuk mengantar kakak sangat melelahkan jika mengandalkan sepeda konvensional. 

Ban dalam Sepeda Listrik

Sebetulnya walaupun aku termasuk orang yang ingin sekali berkontribusi lebih dalam menjaga dan melestarikan alam tetapi awalnya tidak terbetik untuk membeli jenis kendaraan yang katanya sangat ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan bakar fosil dan tidak menghasilkan gas emisi. Biasanya untuk aktivitas mobile sehari-hari kami mengandalkan  satu-satunya transportasi roda dua, motor "warisan" orang tua yang sudah dua belas tahun menemani.

Sugguh, sepeda listrik sama sekali tidak masuk ke dalam daftar kebutuhan keluarga meski hanya kebutuhan tersier sebab masih banyak kebutuhan lain yang perlu kami penuhi. Namun ketika si Kakak sudah memasuki usia sekolah, kami mulai membahas alternatif transportasi antar jemputnya. Masalah ini menjadi sangat urgent karena aku yang "hidup di dua alam" tidak dapat selalu berada tengah-tengah mereka menjadi tukang ojek sebab harus memenuhi tanggung jawab lain yang sama pentingnya. 

Singkat cerita si Piter (motor warisan) akhirnya tidak menjadi satu-satunya lagi di rumah meskipun  hanya punya teman sebangsanya tapi beda spesies. Walaupun berat, kini roda rutinitas dapat bergulir lagi. Aku tenang dan ibu anak-anak pun senang dan kisah berakhir happy ending, setidaknya mau kami begitu😅. Tapi kembali mengutip sebuah ungkapan lagi "life is never flat", hidup ini tidak pernah datar, selalu ada masalah layaknya ombak yang setiap saat menghadang kapal di lautan. Begitupula kehidupan,  ada yang mengatakan masalah hanya akan berhenti ketika manusia dijemput kematian. Maka kita harus memiliki cukup kekuatan bukan sekedar hanya untuk lari atau menghindar tetapi untuk memecahkan dan menyelesaikannya agar dapat menjadi lebih kuat dan salah satunya adalah berupa Pengetahuan. 

Kami cukup beruntung masalah pertama yang harus kami hadapi setelah hampir setahun menggunakan sepeda listrik baru sebatas ban bocor. Tetapi ini cukup menguras waktu dan tenaga, bukan lantaran masalahnya yang besar tetap pengetahuanku yang masih terlampau kecil. Ban jenis tubles ini cukup autentik dan agak spesifik sehingga cukup sulit untuk ditemukan ditempat kami. Awalnya aku mengira yang bocor adalah di bagian ban, maka berbekal pengetahuan yang hampir nol aku mencoba menggunakan cairan ban anti bocor, harganya relatif bisa dijangkau yakni sekitar 30 ribu rupiah. Tapi ternyata menambahkan cairan ini sama sekali tidak membantu, bukan lantaran ia tidak manjur melainkan letak masalahnya bukan di ban melainkan pentil tublesnya yang sudah sobek. Kejadian ini ibarat memberikan obat batuk pada orang yang sakit perut, salah sasaran.

Aku belum pernah melihat pentil tubles jenis ini, selain berukuran sedikit lebih kecil dari pada pentil sepeda motor, bentuknya juga tidak lurus melainkan bengkok. Hal ini karena pada velg sepeda listrik terdapat motor (dinamo) penggerak sehingga bentuknya agak lebar dan jika menggunakan pentil standar maka akan sulit saat akan melakukan pengisian angin. 

Maka opsi yang ada dikepalaku adalah mengubah mode ban tubless nya deng memasangkan ban dalam. Menurutku ini cukup masuk akal, salah satu alasannya agar dalam keadaan darurat misalnya saat ban bocor kecil masih dapat diisi angin dengan pompa tangan/ manual setidaknya bertahan sampai ketempat tambal ban atau bengkel. Berbeda dengan sistem tubless jika ban kempes harus pompa angin/ menggunakan kompresor yang tidak kami miliki. 

Ekseskusi yang seharusnya tidaklah sulit ini ternyata juga menemui kendala, setelah coba keliling tanya-tanya penjual ban dalam uk. 16 x 1.250 di beberapa bengkel sepeda dan sepeda motor hasilnya nihil. Karena pengetahuan yang tidak memadai aku hanya mencari secara random dan menerka-nerka alhasil hanya menemui kegagalan. Jurus terakhir adalah dengan mencari disitus jual beli online, dan benar saja benda yang dimaksud memang di jual di market place meski pelapaknya juga sangat terbatas. 

Setelah menunggu kurang lebih seminggu pesanan akhirnya datang dan pekerjaan berat terakhir adalah  mendorong sepeda ini membawanya ke bengkel. Mengganti ban dalam sepeda listrik ini sebenarnya relatif lebih rumit dari pada sepeda motor karena terdapat kabel yang terhubung ke motor penggerak di bagian as. Awalnya pemilik bengkel sedikit ragu karena juga belum pernah mendapatkan "pasien" seperti ini. Menurutnya pilihan yang lebih simpel adalah cukup mengganti pentil saja, dari sinilah saya kemudian tahu bahwa ternyata pentil jenis ini punya persamaan dengan sepeda motor merek Sco*py. Tetapi kebetulan saat itu stoknya habis akhirnya tetap kembali ke opsi awal yakni memasangkan ban dala, alhamdulillah berjalan lancar dan  sepeda listrik bisa bertugas lagi.

Jika saja aku punya pengetahuan yang cukup mungkin ada beberapa keuntungan yang akan di dapat di antaranya tidak harus membeli ban dalam, cukup pentil saja. hemat waktu sebab tidak harus keliling-keliling cari ban dalam yang tidak tersedia semua jenis toko spare part dan tidak harus menunggu pesanan online hampir seminggu, hemat tenaga dan uang karena sudah membeli cairan anti bocor dan ban dalam padahal cukup beli pentil saja yang budgetnya lebih ringan.

Jadi jika kalian punya sepeda motor atau sepeda listrik dan ban nya bocor bisa cek dulu bocornya di mana, jika bannya tertusuk paku atau yang lain bisa gunakan penambal darurat menggunakan cairan anti bocor, untuk perjalanan jauh ada baiknya cairan ini di isikan dulu di dalam ban untuk antisipasi. Tetapi jika di bagian pentil maka cukup ganti pentilnya saja (khusus ban jenis tubless). Namun untuk ganti pentil ini perlu sedikit tambahan keahlian khusus yakni cara melepaskan ban dan pentilnya, kamu dapat membawa ke bengkel terdekat atau bisa mencoba sendiri dengan melihat dan  mempelajarinya melalui chanel youtube. 

Semoga bermanfaat, terimakasih sudah membaca catatan harian kali ini. Sampai jumpa di catatan berikutnya, salam sehat dan tetap patuhi protokol kesehatan selama masa pandemi. 


Agustus Kelabu, Lagi Petak Malai Siaga Banjir

www.mjumani.net - Belum pudar rasanya ingatan ku akan banjir dahsyat yang mengepung Petak Malai, Kabupaten Katingan lima tahun silam. Jangankan aku, bahkan penduduk asli yang tinggal turun temurun saja tidak pernah menyangka akan menemui kejadian luar biasa yang menurut cerita tercatat pernah terjadi lebih dari 57 tahun di masa lampau. Banyak yang masih percaya kejadian ini hanyalah bagian dari fenomena alam biasa, namun tidak sedikit pula yang meyakini bahwa bencana ini adalah sebuah peringatan bagi umat manusia. Satu hal yang tidak dapat disangkal adalah peristiwa ini tidak hanya menyebabkan kerugian harta benda bahkan mengancam nyawa, tetapi juga masih menyisakan efek trauma.


Banjir Petak Malai Katingan
Banjir 30 Agustus 2017, Tumbang Baraoi - Petak Malai
 

Hari ini ingatan akan banjir itu seakan di "review" kembali. Air keruh coklat dengan material beraneka ragam kembali tumpah ruah, menyapu bantaran sungai Baraoi dan Samba yang tak mampu lagi menampung debitnya. Selain batang-batang pohon, puing-puing bangunan dan lumpur air juga "mencuci"  setiap pemukiman yang dilaluinya dari sampah dan limbah rumah tangga. Sebuah fakta liar bahwa dampak banjir tidak hanya akan menyengsarakan manusia tetapi juga hampir sebagian besar makhluk hidup terutama biota akuatik.

Banjir Katingan terbaru
Banjir 23 Agustus 2021, Tumbang Baraoi - Petak Malai

Tumbang Baraoi, Petak Malai harus lebih serius mempersiapkan diri dan mengantisipasi dampak banjir mengingat bencana yang tadinya hanya terjadi beberapa puluh tahun sekali kini mulai intens mengancam. Dalam kurun waktu lima tahun terakhir ini misalnya, ibu kota kecamatan yang di apit oleh dua sungai ini telah mencatat setidaknya ada lima kasus luapan air yang membanjiri pemukiman. Terbaru adalah banjir 23 Agustus 2021 yang sempat membuat warga siaga. Kendati tidak separah 30 Agustus tahun 2017 lalu, data ini telah memberikan sebuah fakta baru bahwa ada peningkatan frekuensi ancaman Banjir di wilayah ini. 

Sejauh yang aku pahami, anomali cuaca bukan satu-satunya penyebab banjir. Jika dirunut, berikut adalah beberapa faktor yang dapat memicu banjir versi ku.

1. Curah Hujan  (Anomali Cuaca)

Curah hujan yang tinggi, cakupan yang luas dan durasi yang lama memang sulit ditampung oleh sungai yang relatif tidak seberapa besar. Dalam areal cakupan yang relatif kecil, curah hujan yang tinggi barangkali tidak akan menjadi masalah besar, namun dengan areal cakupan yang luas dan durasi yang lama sungai akan kehilangan kemampuan daya tampungnya. Sebagaiman sifat alamiah air yang akan mengalir kepermukaan yang lebih rendah, maka luapan air akan menyapu apa saja yang dilaluinya untuk mencari rute tercepat untuk menuju hilir (laut). 

2. Luasan Tutupan Hutan 

Hutan memiliki fungsi yang sangat penting dalam mengendalikan volume air tanah. Hutan melalui kemampuannya menangkap dan mengikat air, serta menahan laju aliran air  juga mencegah erosi yang dapat mengakibatkan pendangkalan sungai oleh karena itu  jika hutan disekitar daerah aliran sungai (DAS) masih baik, maka volume air yang jatuh kepermukaan tanah dan mengalir ke sungai dapat diperlambat. 

3. Sungai yang terdegradasi fungsinya

Fungsi sungai dalam daur hidroglogi salah satunya adalah membawa air permukaan menuju laut. Sungai yang terbentuk secara alami akan mengalami proses sedimentasi  sehingga mengalami pendangkalan  oleh berbagai material. Aktivitas manusia baik langsung tidak langsung seringkali mempercepat proses ini misalnya dengan membuang sampah ke sungai, pembukaan lahan di sekitar DAS yang mengakibatkan percepatan erosi dan meningkatnya material kayu yang akan terbawa ke aliran sungai. Aktivitas pertambangan juga memberikan andil dalam hal ini. Pendangkalan akan mengurangi fungsi atau kemampuan sungai dalam menampung debit air sehingga semakin meningkatkan resiko meluapnya air saat curah hujan tinggi. 

Ketiga faktor di atas adalah beberapa  di antara banyak faktor yang saling berkaitan dalam menciptakan bencana banjir.  Namun yang perlu jadi pemikiran kita adalah dengan kondisi hutan di kawasan DAS yang masih baik, dan sungai yang masih alami sejatinya hanya anomali cuaca yang benar-benar ekstrim dengan curah hujan di atas 150 mm/ hari yang dapat memunculkan banjir dengan dampak parah. Menurut BMKG peluang semacam ini 1/50 atau diperkirakan  bersiklus sekitar 50 tahun sekali meski bukan berarti hanya akan muncul setiap 50 tahun, tetapi peluang untuk terjadi setiap tahun relatif sangat kecil yakni hanya sebesar 2%.

Melalui pemikiran sederhana ini aku lebih yakin bahwa banjir yang kian sering akhir-akhir ini adalah alarm peringatan bagi umat manusia. Kita boleh saja abai dan tetap berbuat kerusakan demi kerusakan dan mengindahkan kepedulian lingkungan, tetapi jangan pernah menyalahkan Tuhan jika Ia memberikan hukuman.  Mari saling mengingatkan dan mengajak pada kebaikan, berlakulah bijak dalam mencari sumber penghidupan. Cukup ambil yang kamu butuhkan bukan yang kamu inginkan dari alam. 

 

Kerajinan Bahan Lunak dan Wirausaha (I)

www.mjumani.net - Materi Prakarya dan Kewirausahaan Semester I (ganjil) untuk kelas XI Bab I membahas tentang kerajinan Bahan Lunak dan Wirausaha. Adapun gambaran singkat materi mengacu pada BSE Kurikulum 2013 yang diterbitkan oleh Kemendikbud adalah sebagai berikut :

Produk kerajinan pada awalnya bertujuan untuk membuat barangbarang fungsional, baik ditujukan untuk kepentingan keagamaan (religius) atau kebutuhan praktis dalam kehidupan manusia. Produk kerajinan tersebut berupa peninggalan pada zaman batu: artefakartefak kapak dan perkakas, pada zaman logam: nekara, moko, candrasa, kapak, bejana, hingga perhiasan seperti gelang, kalung, dan cincin. Benda-benda tersebut dipakai sebagai perhiasan, prosesi upacara ritual adat berbagai suku serta kegiatan ritual yang bersifat kepercayaan seperti penghormatan terhadap arwah nenek moyang.

Dalam perkembangan selanjutnya sejalan dengan perkembangan zaman, konsep seni kerajinan terus berkembang, pembuatan karya kerajinan yang pada awalnya untuk kepentingan fungsional, kini dalam perkembangannya mengalami pergeseran orientasi ke arah nilai keindahan (estetis).

 

A.      Produk Kerajinan dari Bahan Lunak

Produk kerajinan lebih banyak memanfaatkan bahan-bahan alam seperti tanah liat, serat alam, kayu, bambu, kulit, logam, batu, rotan dan lain-lain. Ada juga yang memanfaatkan bahan sintetis sebagai bahan kerajinan seperti limbah kertas, plastik, karet. Pembuatan produk kerajinan di setiap daerah memiliki jenis kerajinan lokal yang menjadi unggulan daerah. Misalnya, Kasongan (Daerah Istimewa Yogyakarta), sumber daya alam yang banyak tersedia tanah liat, kerajinan yang berkembang adalah kerajinan keramik. Palu (Sulawesi Tengah), sumber daya alamnya banyak menghasilkan tanaman kayu hitam, kerajinan yang berkembang berupa bentuk kerajinan kayu hitam. Kapuas (Kalimantan Tengah), sumber daya alamnya banyak menghasilkan rotan dan getah nyatu sehingga kerajinan yang berkembang adalah anyaman rotan dan getah nyatu. Secara umum, jenis bahan dasar produk kerajinan dapat dibagi menjadi dua kelompok, yaitu produk kerajinan dari bahan lunak dan produk kerajinan dari bahan keras.

 

1.       Pengertian Kerajinan dari Bahan Lunak

Kerajinan dari bahan lunak merupakan produk kerajinan yang menggunakan bahan dasar yang bersifat lunak, beberapa bahan lunak yang digunakan dalam pembuatan produk kerajinan, yaitu seperti berikut:

a.       Bahan Lunak Alami

Bahan lunak alami adalah bahan lunak yang diperolah dari alam sekitar dan cara pengolahannya juga secara alami tidak dicampur maupun dikombinasi dengan bahan buatan. Contoh bahan lunak alami yang kita kenal adalah tanah liat, serat alam, dan kulit.

b.      Bahan Lunak Buatan

Bahan lunak buatan adalah bahan untuk karya kerajinan yang diolah menjadi lunak. Beragam karya kerajinan dari bahan lunak buatan dapat dibuat berdasarkan bahan yang digunakan. Bahan-bahan yang digunakan bisa berupa bubur kertas, gips, fiberglas, lilin, sabun, spons, dan sebagainya.

2.       Aneka Produk Kerajinan dari Bahan Lunak

Produk kerajinan dari bahan lunak sangat beragam, mulai dari karya kerajinan yang digunakan untuk kebutuhan fungsi pakai dan karya kerajinan untuk hiasan. Berikut ini contoh produk kerajinan dari bahan lunak:

a.   Kerajinan Tanah Liat

Kerajinan yang terbuat dari bahan tanah liat sering dikenal orang dengan kerajinan keramik. Kerajinan keramik adalah karya kerajinan yang menggunakan bahan baku dari tanah liat yang melalui proses sedemikian rupa (dipijit, butsir, pilin, pembakaran dan glasir) sehingga menghasilkan barang atau benda pakai dan benda hias yang indah. Contohnya: gerabah, vas bunga, keramik. 

Contoh Kerajinan Tanah Liat


            b.     Kerajinan Serat Alam

Bahan-bahan serat alam dapat menghasilkan kerajinan tangan yang beraneka ragam, misalnya tas, dompet, topi, alas meja, tempat lampu. Teknik pembuatan kerajinan dari serat alam ini sebagian besar dibuat dengan cara menganyam. 

Contoh kerajinan bahan lunak serat alam

c.       Kerajinan Kulit

Kerajinan ini menggunakan bahan baku dari kulit yang sudah di samak, kulit mentah atau kulit sintetis. Contohnya: tas, sepatu, wayang, dompet, jaket. Kulit yang dihasilkan dari hewan seperti: sapi, kambing, kerbau, dan buaya dapat dijadikan sebagai bahan dasar kerajinan. 

contoh kerajinan bahan lunak dari kulit

d.      Kerajinan Gips

Gips merupakan bahan mineral yang tidak larut dengan air dalam waktu yang lama jika sudah menjadi padat. Kandungan gips terdiri atas jenis zat hidrat kalsium sulfat dan beberapa mineral seperti: karbonat, borat, nitrat, dan sulfat yang dapat terlepas sehingga gips dalam proses pengerasan akan terasa panas. Prosesnya harus dicairkan dahulu jika ingin bentuk seperti yang diinginkan, harus dibuat cetakan. Jika akan diproduksi dalam jumlah banyak, harus dibuat model terlebih dahulu. Secara umum, untuk semua produk gips diperlukan cetakan. Bahan utama pembuatan cetakan adalah silicone rubber, tetapi yang paling gampang dan mudah dicari adalah plastisin atau tanah liat. Fungsi kerajinan dari gips biasanya dapat berupa hiasan dinding, mainan, dan sebagainya.

Contoh kerajinan bahan gips

 

e.      Kerajinan Lilin

Pembuatan kerajinan bahan dasar lilin cukup sederhana dan mudah, dapat dilakukan oleh semua orang. Jika kita akan mengubah bentuknya menjadi benda kerajinan yang unik, tentunya perlu dicairkan dengan proses pemanasan di atas api/kompor. Berikut contoh kerajinan dari bahan lilin.

contoh kerajinan bahan lunak dari lilin

f.        Kerajinan Sabun

Kerajinan dari sabun sangat unik. Bahan yang diperlukan adalah sabun batangan. Sabun dapat diolah dengan dua cara. Pertama: mengukir sabun yang menghasilkan karya seperti: binatang, buah, dan flora ukiran. Kedua, membentuk sabun, yaitu: sabun diparut hingga menjadi bubuk, dicampur dengan sagu dan sedikit air, lalu dibuat adonan baru seperti membuat bentuk dari plastisin. Berikut contoh produk kerajinan dari bahan sabun.

 

Contoh kerajinan dari bahan sabun

g.       Kerajinan Bubur Kertas

Sisa-sisa kertas dapat dimanfaatkan untuk beraneka ragam karya kerajnan. Salah satu alternatif pemanfaatan sisa-sisa kertas adalah dibuat bubur kertas untuk bahan berkarya kerajinan. Proses pembuatan bubur kertas dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut ini.

1. Siapkan kertas bekas, misalnya kertas tisu atau kertas koran. Robek atau gunting menjadi potongan-potongan kecil (lembut).

2. Masukkan potongan kertas ke dalam baskom atau ember plastik. Kemudian, siram dengan air hangat.

3. Masukkan 1 sendok teh garam. Garam bermanfaat untuk menghindarkan kertas menjadi busuk.

 4. Potongan kertas yang telah direndam dan diberi garam ini didiamkan selama 1 - 2 hari hingga menjadi lunak.

5. Dua hari kemudian atau setelah kertas menjadi lunak dan hancur, saring menggunakan kain (dapat menggunakan kain lap yang pori-porinya besar). Keempat tepi kain disatukan dan plintir. hingga air akan terpisah dari ampasnya.

6. Buang air perasan kertas. Kemudian, masukkan kembali potongan kertas-kertas yang sudah diperas airnya ke dalam wadah dan remas-remas hingga hancur. Tambahkan sedikit air ketika meremasnya.

7. Buat larutan pasta dengan mencampur 2 sendok makan tepung kanji dengan air secukupnya. Apabila pasta terasa terlalu cair, penggunaan tepung kanji dapat ditambah. Remas-remas hingga tercampur merata dan didapat adonan bubur kertas yang liat sehingga mudah untuk dibentuk. 

Contoh kerajinan dari bubur kertas


3.       Fungsi Produk Kerajinan dari Bahan Lunak

Fungsi produk kerajinan dapat dibedakan menjadi dua, yaitu fungsi karya kerajinan sebagai benda pakai dan fungsi karya kerajinan sebagai benda hias.

 a. Karya Kerajinan sebagai Benda Pakai

Karya kerajinan sebagai benda pakai meliputi segala bentuk kerajinan yang digunakan sebagai alat, wadah, atau dikenakan sebagai pelengkap busana.Sebagai benda pakai, produk karya kerajinan yang diciptakan mengutamakan fungsinya, adapun unsur keindahannya hanyalah sebagai pendukung. Berikut contoh karya kerajinan sebagai benda pakai.

b. Karya Kerajinan sebagai Benda Hias

Karya kerajinan sebagai benda hias meliputi segala bentuk kerajinan yang dibuat dengan tujuan untuk dipajang atau digunakan sebagai hiasan atau elemen estetis. Jenis ini lebih menonjolkan aspek keindahan daripada aspek kegunaan. Berikut contoh karya kerajinan sebagai benda hias.

4.       Unsur Estetika dan Ergonomis Produk Kerajinan dari Bahan Lunak

Pembuatan produk kerajinan harus memperhatikan unsur estetika dan ergonomis.

a.       Unsur Estetika Unsur estetika sering kita kenal dengan istilah keindahan.

Keindahan adalah nilai-nilai estetis yang menyertai sebuah karya seni. Keindahan juga diartikan sebagai pengalaman estetis yang diperoleh ketika seseorang mencerap objek seni atau dapat pula dipahami sebagai sebuah objek yang memiliki unsur keindahan.

Nilai-nilai keindahan (estetik) atau keunikan karya seni memiliki prinsip: kesatuan (unity), keselarasan (harmoni), keseimbangan (balance), dan kontras (contrast) sehingga menimbulkan perasaan haru, nyaman, nikmat, bahagia, agung, ataupun rasa senang.

b.      Unsur Ergonomis

Unsur ergonomis karya kerajinan selalu dikaitkan dengan aspek fungsi atau kegunaan. Adapun unsur ergonomis karya kerajinan adalah seperti berikut:

1. Keamanan (security) yaitu jaminan tentang keamanan orang menggunakan produk kerajinan tersebut.

2. Kenyamanan (comfortable), yaitu kenyamanan apabila produk kerajinan tersebut digunakan. Barang yang enak digunakan disebut barang terap. Produk kerajinan terapan adalah produk kerajinan yang memiliki nilai praktis yang tinggi.

3. Keluwesan (flexibility), yaitu keluwesan penggunaan. Produk kerajinan adalah produk terap/pakai, yaitu produk kerajinan yang wujudnya sesuai dengan kegunaan atau terapannya. Produk terap/pakai dipersyaratkan memberi kemudahan dan keluwesan penggunaan agar pemakai tidak mengalami kesulitan dalam penggunaannya.

 

5.       Motif Ragam Hias pada Produk Kerajinan dari Bahan Lunak

Indonesia sangat kaya dengan keragaman produk kerajinan dengan berbagai macam ragam hias yang tersebar diseluruh tanah air. Ragam hias Nusantara pada umumnya memiliki muatan nilai tradisi dengan kekhasan dan keragamannya masing-masing. Di samping perbedaan-perbedaan terdapat pula persamaan-persamaannya, misalnya jenis, bentuk, motif hias, pola susunan, pewarnaan, bahkan nilai simbolisnya. Berbagai motif ragam hias yang dapat digunakan untuk menghias karya kerajinan antara lain seperti berikut.

a.       Motif Realis

Motif realis ialah motif yang dibuat berdasarkan bentuk-bentuk nyata yang ada di alam sekitar seperti bentuk tumbuh-tumbuhan, bentuk hewan atau binatang, bentuk batu-batuan, bentuk awan, matahari, bintang, bentuk pemandangan alam.

contoh motif realis

b.      Motif Geometris

Motif geometris ialah motif yang mempunyai bentuk teratur dan dapat diukur menggunakan alat ukur. Contoh: bentuk segi empat, segitiga, lingkaran, kerucut, dan silinder. Motif geometris merupakan motif tertua dalam ragam hias karena sudah dikenal sejak zaman prasejarah. Motif geometris berkembang dari bentuk titik, garis, atau bidang yang berulang dari yang sederhana sampai dengan pola yang rumit. Hampir di seluruh wilayah Nusantara ditemukan motif ini. Motif hias geometris antara lain meander, pilin, lereng, banji, kawung, jlamprang, dan tumpal.

contoh motif geometris

c.       Motif Dekoratif

Pengertian dekoratif adalah menggambar dengan tujuan mengolah suatu permukaan benda menjadi lebih indah. Gambar dekoratif berupa gambar hiasan yang perwujudannya tampak rata, kesan ruang jarak jauh dekat atau gelap terang tidak terlalu ditonjolkan. Untuk memperoleh objek gambar dekoratif, perlu dilakukan deformasi atau penstiliran alami. Bentuk-bentuk objek di alam disederhanakan dan digayakan tanpa meninggalkan bentuk aslinya. Misalnya, bunga, hewan, tumbuhan yang digayakan. Kesan tentang bunga, hewan, tumbuhan harus masih ada pada motif itu.

contoh motif dekoratif

d.      Motif Abstrak

Motif abstrak merupakan motif yang tidak dikenali kembali objek asal yang digambarkan atau memang benar-benar abstrak karena tidak menggambarkan objek-objek yang terdapat di alam maupun objek khayalan gubahan objek alam serta tidak menggunakan unsur tulisan yang terbaca. Motif abstrak di sini menggunakan bentuk yang lebih bebas, bukan geometris.

contoh motif abstrak

 

6.      Teknik Pembuatan Produk Kerajinan dari Bahan Lunak

Ada beberapa teknik pembuatan produk kerajinan dari bahan lunak. Teknik tersebut disesuaikan dengan bahan yang digunakan. Adapun teknik yang dapat digunakan untuk membuat karya kerajinan dari bahan lunak antara lain membentuk, menganyam, menenun, dan mengukir.

a. Membentuk

Teknik membentuk biasanya digunakan untuk membuat karya kerajinan dari tanah liat. Macam-macam teknik membentuk antara lain seperti berikut.

1)      Teknik Coil (Lilit Pilin)

Cara pembentukan dengan tangan langsung seperti coil, lempengan atau pijat jari merupakan teknik pembentukan tanah liat yang bebas untuk membuat bentuk-bentuk yang diinginkan. Bentuknya tidak selalu simetris. Teknik ini sering dipakai oleh para seniman dan perajin keramik.

2)      Teknik Putar

Teknik pembentukan dengan alat putar dapat menghasilkan banyak bentuk yang simetris (bulat, silindris) dan bervariasi. Cara pembentukan dengan teknik putar ini sering dipakai oleh para perajin keramik. Perajin keramik tradisional biasanya menggunakan alat putar tangan (hand wheel) atau alat putar kaki (kick wheel). Para perajin bekerja di atas alat putar dan menghasilkan bentuk-bentuk yang sama seperti gentong dan guci.

3)      Teknik Cetak

Ada dua teknik pembentukan karya kerajinan dari bahan lunak yaitu: sekali cetak (cire verdue), dan cetak berulang. Teknik sekali cetak ialah teknik cetak yang menghasilkan sekali cetakan dan tidak dapat diperbanyak. Teknik cetak berulang (bi valve), ialah teknik mencetak yang dapat memproduksi karya dengan jumlah yang banyak dengan bentuk dan ukuran yang sama. Bahan cetakan yang biasa dipakai adalah gips, seperti untuk cetakan berongga, cetakan padat, cetakan jigger maupun cetakan untuk dekorasi tempel. Cara ini digunakan pada pabrik-pabrik keramik dengan produksi massal, seperti alat alat rumah tangga: piring, cangkir, mangkok, dan gelas.

b. Menganyam

Teknik menganyam dapat digunakan untuk pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak dengan karakteristik tertentu. Bahan baku yang digunakan untuk membuat karya kerajinan dengan teknik menganyam ini berasal dari berbagai tumbuhan yang diambil seratnya, seperti rotan, bambu, daun lontar, daun pandan, serat pohon, pohon pisang, enceng gondok. Contoh karya kerajinan dengan teknik menganyam: keranjang, tikar, topi, dan tas.

c. Menenun

Teknik menenun pada dasarnya hampir sama dengan teknik menganyam, perbedaannya hanya pada alat yang digunakan. Untuk anyaman, kita cukup melakukannya dengan tangan (manual) dan hampir tanpa menggunakan alat bantu, sedangkan pada kerajinan menenun kita menggunakan alat yang disebut lungsin dan pakan. Pada beberapa daerah di wilayah Nusantara terdapat kesamaan teknik namun berbeda dalam ragam hiasnya. Hal inilah yang menjadi ciri khas dari suatu daerah dengan daerah lain. Misalnya kain ulos dari Batak, Kain tapis dari Lampung, kain torso dari Jepara, dan kain songket yang dibuat di Sumatra, Bali, Kalimantan dan Sumbawa.

d. Membordir

Ketika memakai pakaian, hal yang perlu diperhatikan selain mempertimbangkan aspek kegunaan dan kenyamanan, perlu juga diperhatikan aspek keindahannnya. Salah satu yang dapat ditonjolkan dari pakaian dan kebutuhan sandang lainnya adalah hiasannya. Di samping batik, penerapan motif atau ragam hias pada pakaian dapat juga diterapkan dengan bordir. Bordir merupakan hiasan dari benang pada kain. Istilah lain yang hampir sama dengan bordir adalah sulam.

e. Mengukir

Teknik mengukir adalah kegiatan menggores, memahat, dan menoreh pola pada permukaan benda yang diukir. Dilihat dari jenisnya, ada beberapa jenis ukiran antara lain ukiran tembus (krawangan), ukiran rendah, ukiran tinggi (timbul), dan ukiran utuh. Pada umumnya, teknik mengukir diterapkan pada bahan kayu. Namun, teknik ini dapat pula diterapkan pada bahan lunak seperti sabun padat dan lilin.

 

 Download Buku Prakarya dan Kewirausahaan Kelas XI semester 1 (BSE)

Salah Menambah Air Aki Akhirnya Kuras Sekalian

www.mjumani.net – Beberapa waktu lalu aku harus memutar otak mencari cara bagaimana menguras air aki basah yang mungkin sudah lebih dari enam bulan digunakan. Maklum jika selama ini hanya melihat orang lain melakukannya, kali ini giliran diri sendiri yang harus mengerjakannya. Bagi kebanyakan kaum adam mengganti air aki bukanlah sesuatu yang sulit terlebih dengan dukungan mbah google atau youtube semua menjadi sangat ahli hanya berbekal sentuhan jari.

cara menguras aki

Sayangnya untuk daerah tempat aku bertugas semua tidak sesimpel itu. Tanpa dukungan koneksi internet, selain teman dan tetangga maka tidak ada cara yang lebih efektif untuk bertanya atau sekedar meminta masukan dan saran. Apesnya saat ini tetangga yang jumlahnya juga dapat dihitung jari sebagian besar tidak berada ditempat. Alhasil aku harus mengulang kembali rekaman ingatan cara mengganti air aki berdasarkan yang pernah dilakukan kawan-kawan.

Cara mengganti air aki

Ngomong-ngomong aku belum cerita kenapa tiba-tiba harus mengganti air aki ini kan ?. Sebagaimana pepatah Experience is the best teacher pengalaman kali ini memang telah mengajarkan hal yang sangat penting dalam hal per akian. Pada awalnya, aku hanya ingin memindahkan aki 100 Amper yang merupakan sumber energi yang sangat penting untuk daerahku yang memang masih belum memiliki akses jaringan listrik PLN. Jadi untuk keperluan sehari-hari seperti mengecas laptop, HP, menghidupkan pompa air serta menyalakan lampu saat malam hari semua masih mengandalkan sumber listrik alternatif yakni Genset dan Aki. Di rumah ada dua aki dengan kapasitas yang sama untuk menyimpan arus listrik yang dihasilkan oleh sekitar 450 watt peak panel surya. Nah, malam kemarin saat memindahkan salah satu aki tersebut untuk membersihkan debu dan kotoran termasuk ee cicak yang menjengkelkan aku mendapati air nya mengalami penyusutan di bawah lower level.

Apa yang terjadi jika menambah air aki merah

Antara karena panik sejadi-jadinya, kondisi cahaya lampu yang remang-remang atau memang dasar akunya yang ceroboh saat menambah air aki ternyata salah menuangkan jenis airnya. Aku menuangkan jenis air aki zuur (asam sulfat) yang botol merah padahal seharusnya untuk menambah air aki yang kurang cukup menggunakan air suling atau air bisa yang sudah dimurnikan sehingga tidak memiliki kandungan mineral lagi.

Sesaat setelah dituangkan aku mencium aroma menyengat uap asam sulfat serta suara gemerisik dari dalam aki seperti suara air yang akan segera mendidih. Ketika coba disentuh suhu aki relatif normal dan tidak hangat atau menimbulkan panas berlebihan tadinya sedikit khawatir dan takut reaksinya akan menimbulkan panas dan menyebabkan penumpukan uap atau gas sehingga aki dapat meledak. Gelembung-gelembung gas sebesar butiran selasih tampak jelas keluar dari sekitar elemen-elemen aki saat diamati dari lobang tempat pengisian.

Belakangan baru tahu kalau menambahkan air aki yang kurang dengan jenis air aki zuur (warna tutup botol dan kemasan merah) ternyata akan meningkatkan konsentrasi asam sulfat (H2SO4). Alasannya asam sulfat yang berada didalam aki mengalami peningkatan konsentrasi karena penguapan, saat menguap hanya air yang hilang sedangkan H2SO4 tetap tinggal, jadi dengan menambah asam sulfat lagi (zuur) maka akan semakin meningkatkan konsentrasinya dan ini dapat merusak elemen aki yang berimbas pada performa aki itu sendiri.

Hal yang harusnya dilakukan adalah menambah air aki yang sudah berkurang dengan air suling atau air biasa namun sebaiknya bukan air mineral karena kandungan mineral dalam air yang ditambahkan juga dapat berpengaruh terhadap kinerja aki. Dengan menambahkan air suling (air aki dalam kemasan botol tutup dan label warna biru) maka akan mengembalikan konsentrasi H2SO4  ke kondisi optimalnya sehingga tidak berbahaya atau mengganggu kesehatan aki.

Setelah melakukan kesalahan fatal ini aki terpaksa saya taruh di luar semalam suntuk, tidak hanya takut akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, uap menyengat dari aki juga tidak berhenti dan mempengaruhi kenyamanan serta kesehatan di dalam rumah. Keesokannya barulah saya kuras dan saya cuci lalu diisi ulang menggunakan air aki zuur.

Saat mencuci beberapa kawan merekomendasikan menggunakan air hangat untuk membersihkan sisa-sisa endapan elemen aki yang aus. Endapan seperti jelaga yang berada didasar aki ini diyakini dapat mengganggu kinerja aki dan mempercepat arus aki hilang atau drop saat tidak digunakan.

Usai dicuci dan dikuras, aki saya keringan dengan cara ditiriskan beberapa jam. Lalu air aki yang baru dituangkan secara perlahan sesuai tanda. Batas air yang tepat adalah tidak melebih upper level namun juga tidak kurang dari lower level, jadi berada ditengah-tengahnya. Sebaiknya cek secara berkala kondisi air aki agar segera bisa ditambah jika sudah berkurang sesuai tanda tadi. Cepat atau lambatnya pengurangan air aki basah ini tergantung kepada pemakaian dan suhu di mana aki ditempatkan.

Terimakasih sudah membaca pengalaman kali ini, sampai bertemu dicatatan harian ku yang lainnya. Tetap jaga kesehatan dan selalu patuhi protokol 5 M untuk mencegah dan memperlambat penularan virus covid-19.